Derom Bangun Sang Legenda Sawit (Bagian 2): Kepiawaian Diplomasi Sawit Ala Derom

oleh -6.383 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. InfoSAWIT/Redpel InfoSAWIT, Atep Yulianto (Kiri) dengan Derom Bangun (kanan), saat menyerahkan buku Budidaya Kelapa Sawit Hasil Selangit Secara Berkelanjutan-Seri 1, sebagai salah satu penulis dan Derom memberikan kata pengantar pada buku tersebut.

Achmad Mangga Barani, mantan Direktur Jenderal Perkebunan (Dirjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia 2006-2010 pada saat peluncuran buku “Derom Bangun : Pemikiran, Karya Dan Pencapaian” (Sebuah Lesson Learn bagi Generasi Muda) pada tanggal 17 Juni 2023 di Medan menyebutkan, meminta agar semua stakeholder sawit nasional termasuk pemerintah bisa memanfaatkan semua pengalaman dan ilmu dimiliki Derom Bangun agar diaplikasikan demi kejayaan sawit nasional.    

Peranan Derom Bangun (83), pria kelahiran  Karo 16 Juni 1940  dalam  industri sawit  sangat besar. Sebagian besar hidupnya digunakan untuk memajukan sawit. Bagi  Derom ada tiga fase penting dalam hidupnya yaitu melayani keluarga, melayani bangsa dan negara dan melayani Tuhan.  Ia melayani bangsa dan negaranya melalui sawit. Sawit merupakan salah satu komoditi sumber devisa terbesar Indonesia dan menyerap tenaga kerja yang cukup banyak.   Derom tidak pernah lelah membela kepentingan produsen sawit yang sering diberlakukan secara tidak adil akibat persaingan dagang. Disisi lain ia selalu mendukung prinsip berkelanjutan dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit. Dedikasinya kepada dunia sawit sungguh luar biasa. 

Atas peranan dan dedikasinya yang luar biasa,  Derom Bangun pun mendapat berbagai perhargaan baik dalam negeri maupun luar negeri. 

BACA JUGA: Mengenal Lebih Dekat Sang Duta Besar Sawit (Bagian 4): Aktif Berorganisasi

Penghargaan dalam negeri antara lain, trophy dari Gubernur Sumatra Utara, Kaharudin Nasution,  sebagai pemenang hari lingkungan hidup sebagai “Pengabdi Lingkungan Hidup” (1985);  penghargaan dari Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup (KLH)  Emil Salim pada tahun 1985 sebagai “Perintis Pencegahan Pencemaran Limbah Industri Kelapa Sawit  dan Karet.”  dan penghargaan Anugerah Sawit Indonesia dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit pada 3 Februari 2017 di Jakarta.

Sedangkan, penghargaan luar negeri antara lain,  penghargaan Globoil “Man of The Year” yang diberikan pada Konferensi Globoil di Mumbai, India, 23 September 2006 dan  penghargaan MOSTA (Malaysian Oils Scientist anf Technologist Association) berupa Honorary Fellowship, Malaysia pada tanggal 26 Juni 2010.

Atas kepakaran dan peranannya pada dunia sawit,  berbagai julukan pun diberikan kepadanya. Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden RI,  memberikan julukan Eksiklopedia Industri Minyak Sawit;  Achmad Mangga Barani memberikan julukan Duta Besar Sawit Indonesia; Prof. Dr. Bungaran Saragih, Menteri Pertanian Republik Indonesia Periode 2001-2004 memberikan julukan “Mister Sawit Of Indonesia”;   wartawan kompas pada salah tulisan di harian kompas menyebutkan Pendekar CPO;  Kantor berita Antara dalam salah satu artikelnya yang berjudul “Diplomasi Sawit Dalam Memoar Prof Derom Bangun” yang diterbitkan Kantor Berita Antara memberikan julukan,  Profesor;  Mahbob Abdullah, konsultan industri perkebunan di Kuala Lumpur, Malaysia,  menyebut Derom sebagai The Leader of Palm Oil Industry. Wartawan media massa pun memberikan julukan Bengawan Sawit.

BACA JUGA: Saatnya Menata Tata Kelola Sawit

Kisah Derom Bangun menjadi bagian dari sejarah panjang perjalanan kelapa sawit Indonesia. Berbicara mengenai sawit Indonesia rasanya kurang lengkap tanpa menyebut nama Derom Bangun. 

Kisah dan perjalanan hidup Derom Bangun menyadarkan  kita tentang pentingnya ketekunan belajar, hasrat yang menggebu-ngebu, membangun dan menjaga kepercayaan,  kegigihan, kerja keras, displin, cinta pada profesi,  setia pada janji, berorganisasi,  menjaga keseimbangan antara manusia dengan alam/lingkungan,  dan keseimbangan antara hidup jasmani dan rohani.

Derom Bangun menuangkan kisah hidup dan pengalaman panjangnya di dunia sawit dalam sebuah buku yang berjudul Derom Bangun: Memoar Duta Besar Sawit Indonesia (2010).  Kisah perjalanannya dari anak desa yang bersahaja sampai menjadi tokoh sawit yang diakui dunia disajikan secara lengkap dan detail.  Cendikiawan Karo Indonesia (CKI) pun memprakarsai dan menyusun buku keduanya yang berjudul Derom Bangun:Pemikiran, Karya dan Pencapaian (Sebuah Lesson Learnt bagi Generasi Muda) terbit 2023.

BACA JUGA: Satgas Dan Akselerasi Penyelesaian Sawit Dalam Kawasan Hutan

Derom Bangun telah meninggalkan warisan yang sangat berharga  (ilmu, pemikiran, pengalaman, pembelajaran, semangat,  dan nilai-nilai moral) bagi generasi muda, terutama yang sedang atau akan berkecimpung di bidang industri kelapa sawit. (*)

Penulis: Maruli Pardamean/Penulis Buku Agribisnis dan Praktisi Kelapa Sawit

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com