Tumbuh 44%, Indonesia Garap Pasar Minyak Goreng Arab Saudi

oleh -7.414 Kali Dibaca
infosawit
Dok. InfoSAWIT/Pabrik Minyak Goreng Sawit.

InfoSAWIT, JAKARTA – Kementerian Perdagangan melalui perwakilannya di Arab Saudi semakin intensif memperjuangkan produk andalan Indonesia, seperti minyak kelapa sawit dan turunannya.

Pada akkhir Mei 2023 lalu, Kementerian Perdagangan melalui Atase Perdagangan Riyadh melakukan penjajakan peningkatan ekspor dengan bertemu perusahaan importir minyak goreng asal Arab Saudi, Wadina, di Riyadh, Arab Saudi. Hasilnya, perusahannya ini menyatakan minatnya untuk mendatangkan minyak goreng asal Indonesia, khususnya untuk jenis CP (Cloud Point)4, CP8, dan CP10 dengan jumlah mencapai 200—300 ton.

Dimana CP4 merupakan jenis minyak goreng yang telah mengalami penyaringan lebih dari satu kali sehingga warnanya seringkali lebih jernih. Minyak goreng jenis ini lebih tahan terhadap suhu dingin yang dapat membuat minyak tersebut membeku. Minyak goreng ini juga termasuk dalam jenis premium dan biasanya telah ditambahkan vitamin A sebelum dikemas sehingga lebih bersih dan sehat dikonsumsi dibandingkan minyak goreng jenis lainnya.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN 23 Oktober 2023 Turun 0,49 Persen

Sementara CP6 merupakan minyak nabati yang memiliki kualitas tinggi dan daya tahan lebih lama. Jenis ini lebih banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri pengemasan ulang serta restauran. Sedangkan CP10 merupakan hasil dari pemurnian minyak sawit yang akan menjadi minyak olein. Minyak tersebut dijual biasanya dijual sebagai minyak goreng curah.

Sekadar informasi, Wadina merupakan salah satu perusahaan makanan terpercaya yang bergerak di bidang impor, pemasaran, dan distribusi untuk bahan makanan segar, beku, dingin, dan kering. Dalam melakukan pengembangan dan ekspansi bisnis makanan, Wadina bekerja sama dengan pemasok kredibel yang sebagian besar merupakan perusahaan multinasional dengan jejak pasar global yang mapan.

Atase Perdagangan KBRI Riyadh Gunawan mengungkapkan, guna menunjang pengembangan dan ekspansi bisnis, Wadina meminta KBRI Riyadh untuk membantu memperoleh pasokan minyak goreng dengan spesifikasi CP4, CP6, dan CP10.

BACA JUGA: Areal Perkebunan di Kaltim Didominasi Kelapa Sawit Seluas 1,4 Juta Ha

“Permintaan Wadina, khususnya untuk CP4 disebabkan karena Arab Saudi, khususnya di Riyadh mempunyai rentang suhu yang termasuk ekstrim. Pada musim panas suhu di kota ini mencapai 50°C sedangkan pada musim dingin suhu bisa turun hingga 5°C,” terang Gunawan dalam keterangannya diterima InfoSAWIT, belum lama ini. (T2)

Lebih Lengkap baca Majalah InfoSAWIT Edisi Juli 2023

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com