Bupati Gunung Mas Tutup Akses Jalan PT Archipelago Timur Abadi Lantaran Dianggap Lalai Bangun Kebun Plasma

oleh -12.019 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. InfoSAWIT/Ilustrasi kebun sawit.

InfoSAWIT, GUNUNG MAS – Bupati Gunung Mas (Gumas), Jaya Samaya Monong, telah mengambil tindakan tegas dengan menutup akses jalan truk angkutan Crude Palm Oil (CPO) dan buah sawit milik PT Archipelago Timur Abadi (ATA) di Desa Teluk Nyatu, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gumas.

Keputusan ini diambil setelah rapat bersama dengan manajemen PT ATA, pihak Desa Petak Bahandang, Hurung Bunut, Teluk Nyatu, dan Tewang Pajangan, serta tim teknis dari pemerintah kabupaten (pemkab).

“Saya tegaskan mulai hari ini, seluruh truk angkutan CPO dan buah sawit tidak boleh keluar dari PT ATA. Akses keluar jalan akan saya tutup. Saya menilai PT ATA tidak memiliki komitmen dan abai dalam merealisasikan kewajiban,” tegas Bupati Jaya pada Jumat (3/11/2023) dikutip InfoSAWIT dari Prokal.co.

BACA JUGA: Koperasi Konsumen Petani Sawit Lembo Jaya Bersama Perusahaan Mitra, Komit Tingkatkan Kesejahteraan Anggotanya

Lebih lanjut kata Jaya Samaya, dianggap lalai karena PT ATA belum memenuhi kewajibannya, yakni membangun kebun plasma untuk masyarakat dan membayarkan Sisa Hasil Kebun (SHK) sebesar 20 persen dari kebun inti perusahaan yang telah menghasilkan untuk masyarakat di empat desa.

Bupati Jaya menegaskan bahwa penutupan akses jalan akan berlaku sampai manajemen PT ATA memenuhi kewajiban mereka. Dia juga meminta PT ATA tetap membayar hak-hak karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut selama penutupan berlangsung.

“Membayar hak karyawan itu merupakan kewajiban PT ATA. Apapun resiko akibat kelalaian, mereka harus bertanggung jawab terhadap karyawan,” tegasnya. Dia juga mengajak karyawan yang merasa haknya diabaikan untuk melapor ke dinas terkait.

BACA JUGA: Dida Gerdera Resmi Menjabat Deputi Menko II Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis

Di pihak PT ATA, Social Security Litigation & License (SSL) PT ATA, Dani menyatakan, bahwa perusahaan tersebut prinsipnya patuh pada pemerintah dan berupaya mematuhi regulasi dan aturan yang ada. Dia juga meminta kepastian hukum dari pemerintah.

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com