InfoSAWIT, JAKARTA – PT Teladan Prima Agro Tbk. (TLDN), emiten perusahaan dalam sektor perkebunan kelapa sawit dan industri pengolahan kelapa sawit melalui anak perusahaan, mengumumkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) hingga 31 Desember 2023.
Direktur Utama TLDN, Wishnu Wardhana mengungkapkan dalam keterangan tertulisnya pada Senin (8/1), bahwa perusahaan telah berhasil mendapatkan hasil penawaran umum perdana saham pada tanggal 31 Maret 2022, mencapai total sebesar Rp 300,3 miliar dengan biaya sekitar Rp 14,7 miliar. Dengan demikian, TLDN menerima hasil bersih IPO senilai Rp 285,6 miliar.
Dari total dana yang berhasil dihimpun, TLDN telah merealisasikan sejumlah dana untuk keperluan operasional dan pengembangan bisnis. Dimana sebanyak Rp 44 miliar dialokasikan untuk penyetoran modal kepada PT Telen Prima Sawit (TPS), yang akan digunakan untuk belanja modal, termasuk pembangunan fasilitas pabrik pengolahan inti sawit (Kernel Crushing Plant/KCP).
BACA JUGA:
Selain itu, sejumlah Rp 40 miliar juga dialokasikan untuk penyetoran modal kepada PT Daya Lestari (DL). Dana tersebut akan digunakan untuk belanja modal, khususnya pembangunan biogas power plant atau pembangkit listrik tenaga biogas. Dengan realisasi penggunaan dana ini, TLDN telah menghabiskan sekitar Rp 84 miliar dari total dana IPO yang berhasil dikumpulkan.
Meskipun telah menggunakan sebagian dana IPO, TLDN masih menyimpan sejumlah dana sebesar Rp 201,6 miliar sebagai Deposito pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan tingkat bunga sekitar 6%. Dana ini kemungkinan akan digunakan untuk keperluan masa depan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan perusahaan. (T2)
