InfoSAWIT, BOGOR – Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) kembali menggelar Rapat Kerja Tahun 2024 di Bogor dengan tujuan mengevaluasi pencapaian tahun sebelumnya dan merancang strategi menghadapi tahun 2024. Tema “Sawit Melayani Lebih Baik” dipilih sebagai cermin komitmen BPDPKS untuk meningkatkan kualitas pelayanan dalam pengelolaan dana kelapa sawit.
Direktur Utama BPDPKS, Eddy Abdurrachman, dalam pembukaan acara menyatakan bahwa Rapat Kerja menjadi wadah untuk memahami capaian kinerja tahun sebelumnya dan merumuskan target yang lebih realistis. Aspek target kinerja, pengelolaan sumber daya, dan pertanggungjawaban keuangan diangkat sebagai landasan untuk perumusan target yang lebih baik dan implementasi efisiensi biaya dan tenaga.
Capaian kinerja BPDPKS pada tahun 2023 turut dipaparkan dalam acara ini. Penyaluran biodiesel sebanyak 12,1 Juta Kiloliter, pelaksanaan 250 kegiatan inisiasi eksternal dan internal, pembiayaan terhadap mahasiswa dan peserta program pengembangan SDM Sawit sebanyak 7.087 orang, serta penelitian sebanyak 112, menunjukkan komitmen BPDPKS dalam mendukung program penelitian dan pengembangan perkebunan kelapa sawit dari hulu hingga hilir.
BACA JUGA: Seribu Alasan Membuat Petani Sawit Rakyat Dukung Ganjar-Mahfud
Dirjen Perbendaharaan, Astera Primanto Bhakti, turut hadir memberikan arahan terkait perlunya riset dan penelitian yang mengaitkan ekonomi makro dan kinerja APBN dengan tugas utama BPDPKS. Meskipun mengapresiasi upaya riset terkait industri sawit, Dirjen Perbendaharaan menekankan adanya tantangan yang perlu diatasi oleh BPDPKS.
BPDPKS diminta untuk meningkatkan kreativitas dalam mencari instrumen keuangan dengan return yang kompetitif dan melakukan diversifikasi kegiatan yang lebih efisien biaya. Sebagai institusi pelaksana yang diwajibkan oleh pemerintah, BPDPKS perlu menunjukkan ketangguhan dalam pelaksanaan tugas pengelolaan dana, termasuk peningkatan koordinasi antarlembaga.
Dalam rapat kerja ini, Direktur Pelaksanaan Anggaran, Tri Budhianto, membahas Belanja Negara, termasuk peraturan terkait Honorarium dan Perjalanan Dinas di lingkup Kementerian Keuangan. Ia menyoroti bahwa kinerja BPDPKS, dengan anggarannya, menjadi penentu kinerja dari Direktorat Perbendaharaan, dengan realisasi di BPDPKS mencapai tingkat yang sangat baik.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Sekretaris Ditjen Perbendaharaan, perwakilan dari Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kepala Subdirektorat Jenderal Anggaran, perwakilan dari Bank Himbara, jajaran direksi BPDPKS, serta seluruh pegawai BPDPKS.
BPDPKS menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan rasa persatuan dan kebersamaan, memperkuat sinergi di antara seluruh pegawai, serta menjalin hubungan yang harmonis dengan mitra kerja di internal dan eksternal Kementerian Keuangan serta dengan para stakeholder. Dengan tema “Sawit Melayani Lebih Baik,” BPDPKS berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dalam pengelolaan dana kelapa sawit demi kemajuan industri nasional. (T2)
