InfoSAWIT, BELITUNG TIMUR – Perusahaan perkebunan kelapa sawit, PT Sahabat Mewah dan Makmur (SMM), anak perusahaan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJ), meresmikan pembangunan Balai Dusun di Dusun Air Ruak Dua, Desa Simpang Tiga, Kabupaten Belitung Timur Pada Rabu (21/02/2024). Peresmian ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Belitung Timur, Burhanudin dan Direktur Utama SMM, Juli Wankara Purba.
Dalam sambutannya, Juli Wankara Purba menjelaskan bahwa pembangunan Balai Dusun ini merupakan wujud dari komitmen perusahaan dalam bidang sosial untuk memajukan masyarakat sekitar. Ia menyatakan harapannya bahwa Balai Dusun ini akan menjadi pusat kegiatan masyarakat, seperti kegiatan edukasi dan pembinaan kelompok pengrajin daun Lais.
“Kelompok Tani Daun Lais di Desa Simpang Tiga merupakan salah satu kelompok tani yang dibina oleh SMM dan telah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” kata Juli Wankara dalam keterangannya diterima InfoSAWIT, Kamis (22/2/2024).
BACA JUGA: Perusahaan Sawit TSE Group Dukung Pengembangan Tepung Sagu Kering di Boven Digoel
Penggunaan Balai Dusun ini juga sejalan dengan program SMM dalam penanaman pohon lais di kawasan konservasi sepanjang sungai yang direncanakan untuk direplantasi. Juli Wankara Purba berharap fasilitas ini akan digunakan dengan baik dan kolaborasi antara Desa dan SMM dapat terus ditingkatkan, sehingga tidak hanya perusahaan yang berkembang, tetapi juga masyarakat dan desa ikut merasakan kemakmuran.
Mewakili masyarakat Desa Simpang Tiga, Wasni, yang turut hadir dalam acara peresmian, menyampaikan apresiasi kepada SMM atas pembangunan Balai Dusun di wilayahnya. Ia menyatakan bahwa bangunan ini sangat penting bagi masyarakat karena sebelumnya mereka tidak memiliki fasilitas tempat berkumpul. Wasni mengatakan bahwa ini adalah permintaan langsung dari masyarakat, dan mereka akan menunggu dengan sabar sampai pembangunan selesai.
Sementara itu, Bupati Belitung Timur, Burhanudin, memberikan apresiasi kepada SMM atas pembangunan Balai Dusun ini. Beliau berharap Balai Dusun dapat menjadi pusat pengembangan kegiatan produktif yang berkelanjutan, menggali potensi masyarakat Dusun Air Ruak Dua dan Desa Simpang Tiga, serta mendorong kemajuan desa.
Bupati menambahkan bahwa pembangunan Balai Dusun ini merupakan implementasi dari komitmen SMM untuk pengembangan masyarakat di sekitar area operasional perusahaan. Proses pembangunan ini melibatkan musyawarah antara SMM dan masyarakat melalui kepala desa terkait penggunaan areal Hak Guna Usaha (HGU) yang akan direplantasi sebagai fasilitas umum. Pembangunan Balai Dusun ini dilakukan di areal luar HGU, di sekitar Dusun Air Ruak Dua.



















