InfoSAWIT, ACEH UTARA – Koperasi Berkat Bunga Damai Cotgirek yang berlokasi di Aceh Utara telah meluncurkan program pelatihan untuk meningkatkan kapasitas petani anggota koperasi mereka. Pelatihan ini dilaksanakan langsung di kebun petani dengan dihadiri oleh 30 anggota petani dari tiga desa berbeda, yaitu desa Cotgirek, desa Seureuke, dan desa Lubok Pusaka, yang terletak di kecamatan Cotgirek, Langkahan, Aceh Utara.
Ketua Koperasi Berkat Bunga Damai Cotgirek Aceh Utara, Abubakar AR menyampaikan, bahwa petani yang mengikuti program RSPO & ISPO akan mendapatkan manfaat besar. Pihak koperasi berencana untuk mendapatkan sertifikasi RSPO sekitar bulan Oktober 2024, dengan tempat penerimaannya direncanakan di Thailand.
Dengan sertifikasi RSPO, koperasi akan memperoleh insentif kredit RSPO sekitar Rp 2 miliar. Dana kredit RSPO ini akan digunakan untuk memberikan pupuk secara gratis kepada anggota petani dengan harapan dapat meningkatkan hasil panen mereka melalui pemupukan rutin yang disediakan oleh koperasi.
BACA JUGA: Palmco Bersama Aspekpir, Dorong Peremajaan Sawit di Jambi Libatkan 120 Ribu Petani
“Kami ingin petani yang terdaftar dalam program RSPO & ISPO bisa lebih maju dalam peningkatan hasil. Begitu juga, koperasi akan berusaha memiliki surat penjualan (SP) untuk kerja sama pembelian TBS dengan pabrik kelapa sawit,” ujar Abubakar kepada InfoSAWIT, Jumat (8/3/2024).
Dengan memiliki SP, petani akan lebih mudah menjual buah sawit dari hasil panen mereka sendiri, karena koperasi akan memberikan SP langsung kepada petani. Abubakar juga berjanji untuk mendukung kemajuan anggota petani ISPO dalam berbagai bentuk, termasuk menjaga stabilitas harga TBS sawit petani dalam penjualan.
Pada pembukaan pelatihan petani di Desa Seureuke pada 30-31 Januari 2024, hadir pula auditor dari Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Nasional, Novet Charles Akollo, Kepala Desa Seureuke, Aziz Rusmiono, Kadus Desa Seureuke, dan Kadus Dusun Cermai, Desa Lubok Pusaka.
BACA JUGA: Luhut Incar Anggaran Rp 172 Triliun Dari Perbaikan Tata Kelola Sawit
Pihak auditor SPKS Nasional menyambut baik kebijakan yang diambil oleh ketua koperasi, yang juga menjabat sebagai Ketua SPKS Kabupaten Aceh Utara, dan menyatakan bahwa kebijakan tersebut akan sangat menguntungkan bagi petani. Mereka yakin bahwa petani yang mengikuti sertifikasi RSPO akan merasakan manfaatnya, terutama dengan adanya kredit RSPO yang akan diberikan. (T2)
