InfoSAWIT, JAKARTA – PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2026 di Harris Hotel & Conventions Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (9/6/2026). Dalam rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang diajukan Perseroan sebagai wujud komitmen terhadap penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
Rapat dipimpin langsung oleh Komisaris Utama DSNG, Adi Resanata Somadi Halim. Sebanyak 10.022.409.333 saham hadir atau diwakili dalam RUPST, setara dengan sekitar 94,55% dari total saham dengan hak suara yang sah.
Salah satu keputusan penting dalam RUPST tersebut adalah persetujuan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025 yang telah diaudit. Selain itu, para pemegang saham juga menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2025, termasuk pembagian dividen tunai sebesar Rp498 miliar atau setara Rp47 per saham.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Plasma Riau 10 – 16 Juni 2026 Turun Rp64,09 per Kg
Direktur Utama DSNG, Andrianto Oetomo, mengatakan bahwa Perseroan terus memperkuat fondasi bisnis melalui pengelolaan yang prudent dengan fokus pada peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, serta implementasi prinsip-prinsip GCG di seluruh lini usaha.
“Sepanjang tahun 2025, Perseroan menghadapi berbagai tantangan yang dipengaruhi oleh kondisi geopolitik global, inflasi yang belum sepenuhnya mereda di sejumlah negara maju, serta ketidakpastian akibat perang dagang yang masih berlangsung. Di tengah situasi tersebut, Perseroan tetap menjaga ketahanan bisnis dan fokus menciptakan pertumbuhan berkelanjutan bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Andrianto dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Selasa (9/6/2026).
Ia menjelaskan, selama tahun 2025 DSNG terus memperkuat kinerja bisnis pada sektor kelapa sawit, produk kayu, dan energi terbarukan dengan tetap mengedepankan praktik-praktik keberlanjutan.
Konsistensi tersebut turut mengantarkan Perseroan meraih sejumlah pengakuan internasional. DSNG kembali masuk dalam daftar Forbes Asia’s Best Under A Billion serta Fortune Southeast Asia 500, yang menjadi cerminan atas kinerja bisnis dan daya saing perusahaan di tingkat regional.
Ke depan, DSNG akan terus berfokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan melalui penguatan operasional, pengembangan budaya continuous improvement, serta peningkatan manajemen risiko agar lebih adaptif terhadap dinamika ekonomi global maupun domestik.
Perseroan juga menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham, sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan penerapan prinsip keberlanjutan di seluruh kegiatan operasional. (T2)
