InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom ditetapkan Rp 12.728/kg pada Jumat (21/6/2024), dengan demikian harga CPO tercatat turun Rp 62/kg, atau terdapat penurunan sekitar 0,48% dibandingkan dengan harga CPO pada Kamis (20/6/2024) yang mencapai Rp 12.790/kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai ditetapkan Rp 12.728/kg. Harga CPO di Belawan dibuka Rp 12.728/kg namun terjadi withdraw (WD) dengan penawaran tertinggi Rp 12.676/kg. Harga CPO di Sei Tapung dibuka Rp 12.489/kg namun terjadi withdraw (WD) dengan penawaran tertinggi Rp 12.355/kg.
Lantas harga minyak inti sawit (CPKO) wilayah Lampung dibuka Rp. 15.966/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan penawaran tertingi Rp. 15.000/Kg.
BACA JUGA: PT Perkebunan Nusantara IV Pecahkan Rekor Nasional Peremajaan Sawit Rakyat di Sumatera Utara
Merujuk hitungan InfoSAWIT, pada periode 17-21 Juni 2024, harga rata-rata CPO KPBN tercatat naik sekitar Rp 88,20/kg menjadi Rp 12.748,00/kg, atau terdapat kenaikan sekitar 0,7% dibanding dengan harga rata-rata CPO pada periode minggu sebelumnya (10-14 Juni 2024) yang mencapai Rp. 12.659,80/kg.
Sementara dilansir Reuters, harga kontrak minyak sawit berjangka di Bursa Malaysia turun pada Jumat, (21/6/2024) menghentikan kenaikan dua sesi berturut-turut sebelumnya, terbebani oleh melemahnya harga minyak nabati lainnya dan data ekspor yang menurun.
Harga kontrak acuan minyak sawit berkode FCPO1 untuk pengiriman September 2024 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun RM 24 per ton atau terdapat penurunan sekitar 0,81%, menjadi RM 3.927 (US$ 833,23) per metrik ton pada siang.
BACA JUGA: Per April 2024, Lahan Bersertifikat ISPO Baru Capai 35,6 persen dari Total Lahan sawit Nasional
Harga kontrak tersebut kehilangan 0,43% dalam perdagangan semalam dan telah kehilangan 0,5% sepanjang seminggu ini. Kontrak ini diperkirakan akan mencatat penurunan mingguan ketiga berturut-turut.
