BPDPKS Tekankan Peningkatan Kolaborasi dalam Pengembangan SDM Perkebunan Sawit

oleh -3.274 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mengadakan acara Sharing Session dan Evaluasi Roadmap BPDPKS dalam rangka mendukung Pengembangan Kelapa Sawit Berkelanjutan untuk periode 2022-2029.

InfoSAWIT, YOGYAKARTA – Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mengadakan acara Sharing Session dan Evaluasi Roadmap BPDPKS dalam rangka mendukung Pengembangan Kelapa Sawit Berkelanjutan untuk periode 2022-2029. Acara ini dilangsungkan untuk mengulas Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit yang saat ini berjalan, serta mengevaluasi kesesuaian dengan roadmap yang telah disusun.

Acara yang diselenggarakan di Yogyakarta ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Dana BPDPKS, Kabul Wijayanto, serta perwakilan lembaga pendidikan yang memiliki program perkebunan kelapa sawit dan telah menerima pendanaan dari BPDPKS. Juga hadir perwakilan asosiasi perkebunan, kementerian terkait, dan mahasiswa penerima beasiswa BPDPKS.

Kepala Divisi Pendidikan SDM, Litbang dan Pengembangan Sarpras BPDPKS, Triana Meinarsih, dalam pembukaannya menegaskan pentingnya pemenuhan kebutuhan SDM baik secara kuantitatif maupun kualitatif. “Proyeksi kebutuhan SDM harus mempertimbangkan kebutuhan industri, teknologi, manajemen, dan sustainability. Roadmap ini sangat penting dalam menjalankan program pengembangan SDM,” jelas Triana dikutip InfoSAWIT dari laman resmi BPDPKS ditulis Kamis (25/7/2024).

BACA JUGA: Bumitama Serap Aspirasi dan Masukan Masyarakat Melalui Forsimas

Acara ini menghadirkan tiga narasumber utama yaitu Sri Gunawan dari AKPY-STIPER, Hariyadi, M.S. dari IPB, dan Mula Putra dari Direktorat Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma. Masing-masing narasumber memberikan wawasan yang mendalam tentang tantangan dan peluang dalam pengembangan SDM perkebunan kelapa sawit.

Sri Gunawan memaparkan proyeksi kebutuhan SDM perkebunan kelapa sawit hingga tahun 2038, serta analisis kinerja roadmap yang telah dilaksanakan. Ia menekankan pentingnya rekomendasi tindak lanjut untuk memonitor dan mengevaluasi (monev) program secara berkelanjutan.

Sementara itu, Hariyadi menyampaikan analisis SWOT terhadap pelaksanaan program pengembangan SDM. Ia menjelaskan bahwa analisis ini dibagi menjadi empat strategi utama yaitu Strength-Opportunity (S-O), Strength-Threats (S-T), Weakness-Opportunity (W-O), dan Weakness-Threats (W-T). Strategi ini kemudian dibagi lagi menjadi faktor internal dan eksternal yang perlu diperhatikan.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Withdraw Pada Rabu (24/7), di Bursa Malaysia Harga CPO Turun

Ia juga memaparkan empat strategi pengembangan SDM yang harus diterapkan, dengan pertama, meningkatkan program beasiswa dan pelatihan keterampilan melalui kerjasama antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan sektor swasta.

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com