Kedua, memperkuat kerjasama antara lembaga pendidikan dan industri perkebunan untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan peluang kerja bagi lulusan. Ketiga, merencanakan program sosialisasi yang memadai untuk memperkenalkan program pengembangan SDM kepada masyarakat luas. Lantas keempat, membangun kerjasama yang saling menguntungkan antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan industri perkebunan dalam penyusunan regulasi.
Sementara Mula Putra memaparkan desain dan capaian pengembangan SDM industri kelapa sawit dari perspektif industri hulu. Menurut Mula, industri kelapa sawit adalah industri padat karya yang berperan penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengembangan wilayah. “Jutaan masyarakat bergantung pada industri sawit Indonesia, sehingga pertumbuhan industri ini sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan sosial dan ekonomi,” ujarnya.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Periode 24-30 Juli 2024 Naik Rp 22,30/Kg Cek Harganya..
Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Dana di Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Kabul Wijayanto, menekankan pentingnya evaluasi dan sharing session yang diadakan secara berkala. “Pelaksanaan roadmap BPDPKS harus mampu mengukur efektivitas program, mengidentifikasi kesenjangan dan tantangan, serta memastikan kesesuaian dengan regulasi yang ada,” tegas Kabul. (T2)
