InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom Withdraw dengan penawaran tertinggi Rp. 15.155/kg pada Rabu (13/11/2024), dengan demikian harga CPO tercatat turun 3,7% atau terdapat penurunan sekitar Rp 583/kg, dibandingkan harga CPO pada Selasa (12/11/2024) yang mencapai Rp 15.738/kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, Harga Franco Dumai dibuka Rp 15.367/kg, Withdraw (WD) dengan penawaran tertinggi Rp. 15.155/Kg. Harga CPO di Talang Duku dibuka Rp 15.167/kg, Withdraw (WD) dengan penawaran tertinggi Rp. 14.935/Kg. Harga CPO di Sei Tapung dibuka Rp 15.128/kg, Withdraw (WD) dengan penawaran tertinggi Rp. 14.795/Kg.
Sementara dilansir Reuters, harga kontrak minyak Sawit berjangka di Bursa ditutup turun untuk sesi kedua berturut-turut pada Rabu, (13/11/2024), terseret oleh penurunan tajam harga minyak nabati lain di Bursa Dalian.
BACA JUGA: SMART SPOT Dukung Pemasok Terapkan Praktik Sawit berkelanjutan di Siak-Pelalawan
Harga patokan harga minyak kelapa sawit untuk pengiriman Januari 2025 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun RM 42 per ton atau terdapat penurunan sekitar 0,84%, menjadi RM 4.984 (US$ 1.121,01) per metrik ton pada penutupan.
“Harga telah turun tajam di bawah level 5.000 ringgit, diperburuk oleh melemahnya pasar minyak nabati di Bursa Tiongkok. Hal ini menunjukkan konsolidasi setelah kenaikan harga baru-baru ini dari 18 September hingga 11 November,” kata Darren Lim, ahli strategi komoditas di pialang Phillip Nova yang berbasis di Singapura.
Tercatat harga kontrak minyak kedelai Dalian yang paling aktif anjlok 5,17%, sementara harga kontrak minyak kelapa sawitnya anjlok 4,45%. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade turun 0,5%.
Berikut rincian hasil Tender KPBN (Rp./Kg), Excld PPN periode Rabu (13/11/2024):
