InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) terjadi Withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.750/kg pada Rabu (8/4/2026), dengan demikian harga CPO turun Rp. 525/kg atau turun sekitar 3,23% dibandingkan harga CPO pada Selasa (7/4/2026) yang mencapai Rp. 16.275/Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai dibuka Rp. 15.900/Kg, namun terjadi Withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.750/Kg.
Harga perdagangan minyak sawit mentah (CPO), di Bursa Malaysia Derivatives kembali tertekan tajam setelah mengikuti pelemahan harga minyak mentah dunia yang terjadi pasca kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.
BACA JUGA: Bappenas Dorong Integrasi Sawit dan Sapi untuk Ketahanan Pangan dan Ekonomi Sirkular
Dilansir Reuters, harga kontrak berjangka CPO acuan untuk pengiriman Juni 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange tercatat turun signifikan pada perdagangan Rabu (8/4/2026). Harga merosot sebesar RM150 per ton atau turun sekitar 3,15% menjadi RM4.615 per ton pada jeda perdagangan siang, sekaligus memperpanjang tren penurunan selama tiga sesi berturut-turut.
Sebelumnya, pemerintah Malaysia sendiri berencana memperluas program biodiesel berbasis sawit B20 secara bertahap ke seluruh wilayah. Kebijakan ini akan mempertimbangkan sensitivitas harga CPO terhadap fluktuasi harga minyak bumi.
Di sisi lain, pelemahan juga terjadi di pasar minyak nabati lainnya. Harga kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian tercatat turun 2,73%, sementara harga kontrak minyak sawit di bursa yang sama melemah hingga 3,76%. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade juga terkoreksi sebesar 3,63%.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kalbar Periode I-April 2026 Tertinggi Rp 3.726,28 per Kg
Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Rabu (8/4/2026):
CPO_____
Franco Dumai Rp. 15.900 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.750-IVT
PK_____
Loco T.Lebar Rp.15672 (WD). Rp. 14.830-SAP
(T2)
