InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom ditetapkan Rp. 15.760/kg pada Selasa (10/12/2024), dengan demikian harga CPO tercatat turun 1,13% atau terdapat penurunan sekitar Rp 180/kg, dibandingkan harga CPO pada Senin (9/12/2024) yang mencapai Rp 15.940/kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, Harga Franco Belawan & Dumai ditetapkan Rp. 15.760/Kg. Harga CPO di Teluk Bayur ditetapkan Rp. 15.630/Kg.
Sementara dilansir Reuters, harga kontrak minyak Sawit berjangka di Bursa Malaysia turun pada Selasa (10/12/2024) setelah MPOB merilis kinerja industri kelapa sawit Malaysia.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Plasma Riau Periode 11-17 Desember 2024 Naik Rp 115,50/Kg
Harga kontrak minyak kelapa sawit acuan FCPOc3 untuk pengiriman Februari 2025 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun RM 82 per ton atau terdapat penurunan sekitar 1,6%, menjadi RM 5.038 (US$ 1.138,27) per metrik ton pada jeda tengah hari.
Merujuk laporan Dewan Minyak Kelapa Sawit Malaysia (MPOB) mencatat, stok minyak kelapa sawit Malaysia turun untuk bulan kedua berturut-turut pada November, atau turun 2,6% dari bulan sebelumnya menjadi 1,84 juta ton. Lantas produksi minyak kelapa sawit mentah turun 9,8% pada November menjadi 1,62 juta ton, sementara ekspor minyak kelapa sawit anjlok 14,7% menjadi 1,49 juta ton, kata MPOB.
Sebelumnya banjir melanda Malaysia minggu lalu setelah hujan lebat pada akhir November, dan departemen meteorologi negara itu memperkirakan gelombang musim hujan dari tanggal 8 hingga 14 Desember, yang dapat membawa hujan terus-menerus ke pantai timur Semenanjung Malaysia dan sebagian Sabah dan Sarawak di Pulau Kalimantan. Dimana Sabah dan Sarawak termasuk di antara daerah penghasil minyak sawit teratas di Malaysia.
Harga kontrak minyak sawit Dalian DCPcv1 turun 0,31%, sementara harga kontrak minyak kedelai paling aktifnya DBYcv1 naik 0,36%. Kontrak minyak kedelai Chicago Board of Trade BOcv1 turun 0,79%.
