Hak Cipta dan Hak Merek Jadikan Pengguna Mysap 365  Bebas Gugatan

oleh -3.070 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Saiful Bahri S, Founder mySAP365DevAgro ERP, PT LAT Trisaksi.

InfoSAWIT, JAKARTA PT LAT Trisaksi terus memperkuat posisinya sebagai pengembang teknologi Enterprise Resource Planning (ERP) untuk industri perkebunan dengan memperoleh berbagai sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Sejak merintis aplikasi ERP pada 1990-an, perusahaan ini telah mengantongi berbagai hak cipta software dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM.

Saiful Bahri S, Founder mySAP365DevAgro ERP, PT LAT Trisaksi, mengungkapkan bahwa perusahaan baru saja menerima sertifikat Hak Merek untuk mySAP365 berwarna biru pada 26 Februari 2025. “Terbitnya sertifikat HAKI memastikan bahwa klien kami bebas dari sengketa dan gugatan, karena untuk software ada hak cipta, sementara logo memiliki hak merek,” ujar Saiful dalam keterangannya kepada InfoSAWIT, Rabu (12/3/2025).

Saat ini, PT LAT Trisaksi juga menunggu penerbitan hak paten untuk teknologi integrasi ERP dengan mesin grading di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT). Teknologi ini telah diterapkan di dua provinsi dan diharapkan hak patennya dapat keluar tahun depan.

BACA JUGA: Terima Kunjungan Tim Satgas Pangan, Apical Pastikan Ketersediaan Minyak Goreng Minyakita Selama Ramadan dan Idul Fitri

“Dengan hak cipta, hak merek, dan nantinya hak paten, pelanggan yang membeli teknologi kami akan terjamin keamanannya dari gugatan pihak ketiga. Kami membangun sendiri software ini dengan teknologi yang terjamin, termasuk mereknya,” tambah Saiful.

Dalam industri perkebunan, penggunaan software ERP kerap menghadapi risiko gugatan hak cipta. Saiful mencontohkan kasus di mana sebuah perusahaan perkebunan digugat karena menggunakan software ERP dari penyedia yang belum memiliki hak cipta. “Penggunaan mySAP365 menjamin keamanan hukum bagi pembeli, sehingga mereka dapat beroperasi tanpa risiko sengketa,” jelasnya.

PT LAT Trisaksi bukan satu-satunya penyedia ERP di sektor perkebunan, tetapi keunggulan mySAP365 terletak pada kemudahan penggunaannya. “Teknologinya mirip dengan Excel, sehingga lebih mudah dioperasikan oleh pengguna,” katanya.

BACA JUGA: Kemendag dan Polri Perketat Pengawasan MINYAKITA, Temukan Dugaan Kecurangan di Produsen

Sebagai perusahaan di bawah naungan Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti, PT LAT Trisaksi berfokus pada pengembangan ERP khusus perkebunan. ERP sendiri adalah perangkat lunak yang mengintegrasikan proses bisnis, meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan sumber daya, dan meningkatkan visibilitas perusahaan.

Saat ini, mySAP365 telah digunakan di 34 pabrik kelapa sawit di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, serta satu pabrik minyak goreng di Sumatera. Perjalanan pengembangan teknologi dimulai tahun 1990 diawali dengan berbasis  DOS;  tahun 2001 berbasis window; tahun 2023 berbasis window dan web; tahun 2011 berbasis window, web, BI Android, GIS, tracker. Kemudian integrasi AI dan IOT pada ERP dan grading buah sawit (machine grading AI Agrilabs Integration IoT dan my SAP 365). (T1)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com