BRK Syariah Perkuat Dukungan bagi Petani Sawit Riau Lewat Lokakarya dan Pendampingan Dana PSR

oleh -2.474 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/BRK Syariah selenggarakan lokakarya yang difokuskan pada pengelolaan dan percepatan distribusi dana Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

InfoSAWIT, MEDAN — Bank Riau Kepri (BRK) Syariah terus memperkuat perannya dalam mendukung pengembangan sektor kelapa sawit rakyat di Provinsi Riau. Salah satu wujud nyata dari komitmen ini adalah pelaksanaan lokakarya yang difokuskan pada pengelolaan dan percepatan distribusi dana Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

Acara yang digelar di Ballroom Santika Premier Dyandra Hotel & Convention, Medan, Jumat, diikuti oleh 25 pengurus Koperasi Unit Desa (KUD) dan kelompok tani (Poktan) mitra BRK Syariah. Mereka merupakan mitra strategis yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam pertumbuhan bisnis bank syariah milik daerah tersebut.

Lokakarya ini diselenggarakan oleh Divisi Mikro, Kecil, dan Menengah (MKM) BRK Syariah, bekerja sama dengan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas para mitra dalam memahami proses penyediaan bibit, tata kelola kebun, serta prosedur pengajuan dana PSR.

BACA JUGA: Menteri P2MI Tinjau Langsung Kondisi PMI di Perkebunan Sawit Malaysia

Kepala Bagian Penelitian PPKS Medan, Hernawan Yuli Rahmadi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif BRK Syariah dalam mengedukasi mitranya. Ia menekankan bahwa kelapa sawit adalah tanaman produktif yang sangat cocok untuk wilayah Sumatera, termasuk Riau dan Sumatera Utara. Namun, keberhasilan kebun rakyat tetap bergantung pada pengetahuan teknis petani, mulai dari pemupukan hingga pengelolaan lahan.

“Potensi sawit sangat besar, tapi tanpa pengetahuan teknis, hasilnya tak akan optimal. Kegiatan seperti ini penting agar petani siap menjawab tantangan,” ujar Hernawan dilansir InfoSAWIT dari laman kabarsdgs, Senin (26/5/2025).

Sementara itu, Pemimpin Divisi MKM BRK Syariah, M. Jazuli, menyatakan bahwa pendampingan terhadap KUD dan Poktan menjadi bagian dari misi bank dalam memperkuat sektor UMKM, termasuk pelaku usaha mikro di sektor perkebunan.

BACA JUGA: DPR Desak Percepatan Legalitas 2,5 Juta Hektare Sawit Tanpa HGU, Target Penertiban Masuk 100 Hari Menteri ATR/BPN

“Kami memiliki tanggung jawab untuk terus mendorong kemajuan UMKM, termasuk petani sawit. Dalam BRK Syariah, kategori usaha mikro hingga menengah mencakup pembiayaan hingga Rp1,5 miliar,” jelas Jazuli.

Ia juga menyampaikan bahwa pada semester kedua tahun ini, BRK Syariah akan menjalin kemitraan lebih luas dalam mengembangkan produk-produk turunan kelapa sawit berbasis teknologi finansial. “Kami ingin menjadikan kelapa sawit bukan hanya sebagai komoditas mentah, tetapi juga sebagai sumber inovasi bernilai tambah,” katanya. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com