InfoSAWIT, JAKARTA — Upaya memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa (EU) kini memasuki babak baru. Hari ini, Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) secara resmi menandatangani Pernyataan Kerja Sama untuk mendirikan EU Desk di lingkungan Kementerian Investasi.
Peresmian EU Desk ini menandai komitmen strategis kedua belah pihak dalam mempererat kerja sama investasi, sekaligus mendorong arus modal yang lebih berkualitas dan berkelanjutan. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari sinergi menuju kesepakatan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa.
“EU Desk bukan hanya sekadar fasilitas, tapi merupakan simbol ambisi bersama untuk menciptakan investasi yang berdampak, berbasis prinsip keberlanjutan dan kualitas tinggi. Ini sejalan dengan strategi Uni Eropa Global Gateway yang menekankan investasi pada pembangunan infrastruktur dan sektor masa depan,” ujar Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Denis Chaibi, dalam keterangan resmi ditulis InfoSAWIT, Selas (17/6/2025).
Penandatanganan kerja sama dilakukan bersama Menteri Investasi, Rosan Roeslani, yang menyambut positif inisiatif ini sebagai langkah konkret mempererat hubungan bilateral dan memperluas peluang penanaman modal di berbagai sektor strategis.
Fungsi Strategis EU Desk
EU Desk akan menjadi pusat layanan terpadu bagi investor asal Uni Eropa yang ingin berinvestasi di Indonesia. Layanannya mencakup, penyediaan intelijen pasar, anduan pembukaan usaha dan perizinan, fasilitasi kerja sama bisnis, identifikasi peluang investasi potensial, serta kolaborasi dalam hal regulasi dan kebijakan.
Dukungan teknis bagi operasional EU Desk diberikan oleh Uni Eropa melalui EU-Indonesia Cooperation Facility (EUICF). Keberadaannya di kantor BKPM memungkinkan integrasi langsung dengan kebijakan investasi nasional dan memudahkan investor dalam menjalin komunikasi dengan regulator Indonesia.
BACA JUGA: Pungutan Ekspor Sawit Capai Rp28 Triliun, Momentum Dorong Petani Menuju Sawit Berkelanjutan
Sejalan dengan upaya transformasi ekonomi Indonesia dan agenda hijau Uni Eropa, EU Desk akan memberi perhatian khusus pada sektor-sektor yang berorientasi masa depan. Beberapa sektor prioritas yang akan difokuskan antara lain, energi terbarukan dan efisiensi energi, otomotif (termasuk kendaraan listrik), teknologi informasi dan komunikasi (TIK), elektronika, logistik, pertanian modern, dan perikanan berkelanjutan, serta lainnya.
Dengan dukungan EU Desk, investor Eropa juga diharapkan dapat lebih mudah menjangkau proyek-proyek potensial, termasuk yang melibatkan pendanaan bersama dengan lembaga keuangan negara-negara anggota EU maupun mitra sektor swasta.
