InfoSAWIT, JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu transformasi industri nasional menuju era digital, sejalan dengan peta jalan Making Indonesia 4.0. Fokus pengembangan kali ini diarahkan pada industri pengolahan kelapa sawit, sektor strategis yang dinilai berperan besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional.
Sebagai langkah konkret, Direktorat Jenderal Industri Agro Kemenperin menginisiasi program digitalisasi industri hilir sawit melalui pengembangan Sistem Informasi Produk Sawit dan Turunannya atau Siprosatu. Platform ini dirancang menjadi tulang punggung pelaporan data neraca massa bahan baku dan produk secara real-time, sekaligus sebagai alat pengambilan keputusan bagi regulator.
“Siprosatu akan menjadi sistem utama yang memungkinkan pembinaan industri dan pengawasan berjalan lebih akurat dan efisien,” kata Dirjen Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika dalam pernyataan resminya ditulis InfoSAWIT, Selasa (17/6/2025).
BACA JUGA: Sri Mulyani Lantik Pengurus Baru BPDP, Berikut Susunannya
Putu menjelaskan, melalui Siprosatu, pemerintah dan pelaku industri dapat menelusuri jejak produk sawit mulai dari hulu hingga ke tangan konsumen akhir. Sistem ini akan membantu memastikan transparansi dalam seluruh rantai pasok, serta memperkuat akuntabilitas penerimaan negara dari aktivitas produksi, distribusi, dan ekspor produk turunan sawit.
Adapun produk-produk yang dipantau dalam sistem ini meliputi hasil dari industri CPO dan RFM (refinery, fractionation, modification), termasuk minyak goreng sawit, oleofood, dan biodiesel.
Menariknya, Siprosatu juga dirancang fleksibel dan dapat terintegrasi dengan sistem layanan lainnya yang dikelola kementerian atau lembaga negara. Salah satu integrasi yang tengah direncanakan adalah dengan Sistem Informasi ISPO untuk mendukung pelaksanaan sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).
BACA JUGA: IEU-CEPA Siap Rampung, Peluang Minyak Sawit Indonesia Menembus Pasar Uni Eropa Makin Terbuka
Dalam pengembangan dan pelatihan, Kemenperin menggandeng PT Siemens Indonesia sebagai mitra strategis. Siemens berperan dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) di sektor industri sawit hilir agar siap menggunakan dan mengelola sistem Siprosatu secara efektif.
“Dukungan Siemens diberikan dalam bentuk pelatihan dan bimbingan teknis, termasuk pemahaman dasar-dasar Making Indonesia 4.0 dan digitalisasi proses bisnis,” ujar Putu.
