Kemenperin Dorong Digitalisasi Industri Sawit Lewat Siprosatu, Perkuat Transparansi dan Daya Saing Global

oleh -3.243 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu transformasi industri nasional menuju era digital, sejalan dengan peta jalan Making Indonesia 4.0.

Lebih lanjut, Siemens juga dilibatkan dalam proses penyusunan sistem, mulai dari sisi hardware hingga humanware, guna menciptakan platform digital yang terintegrasi dan berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat mempercepat implementasi Siprosatu dan memperkuat digitalisasi industri agro secara keseluruhan.

Putu menegaskan, bila sistem ini berjalan optimal, bukan hanya aspek pengawasan yang akan meningkat, tetapi juga produktivitas dan daya saing industri sawit hilir di pasar global. Hal ini sejalan dengan peran strategis industri agro dalam perekonomian nasional.

Pada triwulan I tahun 2025, sektor industri agro mencatatkan pertumbuhan 4,69 persen dengan total investasi mencapai Rp38,72 triliun. Angka ini terdiri atas Rp21,33 triliun dari penanaman modal asing dan Rp17,39 triliun dari penanaman modal dalam negeri.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Tak Lagi Berat Sebelah, Pemprov Sumbar Siapkan Regulasi Lindungi Petani

Tak hanya itu, industri agro juga menyumbang hingga 52,17 persen terhadap PDB industri non-migas dan menyerap tenaga kerja sebanyak 9,37 juta orang.

“Angka-angka ini memperlihatkan betapa pentingnya industri agro, khususnya pengolahan sawit, sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia,” pungkas Putu.

Dengan dukungan teknologi dan kolaborasi multisektor, Kemenperin yakin transformasi digital akan membawa industri sawit Indonesia ke level baru—lebih transparan, berkelanjutan, dan kompetitif di kancah global. (T2)

 

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com