InfoSAWIT, BENGKALIS – Bupati Bengkalis Kasmarni menyuarakan kritik tajam kepada perusahaan-perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di wilayahnya dalam acara pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kabupaten Bengkalis, Sabtu (14/6/2025). Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa perusahaan jangan hanya mengambil untung, tetapi juga harus memberikan kontribusi nyata kepada daerah dan masyarakat sekitar.
“Selama ini, banyak perusahaan sawit yang hanya mementingkan keuntungan semata. Mereka menggunakan jalan daerah untuk mobilisasi dengan kendaraan bertonase besar, tapi saat jalan itu rusak, mereka pura-pura tidak tahu. Pemerintah yang harus menanggung beban pemeliharaannya,” ujar Kasmarni di Ballroom Hotel Surya Duri, dilansir InfoSAWIT, dikutip dari Diskominfo Pemkab Bengkalis, Selasa (17/6/2025).
Kasmarni dengan lugas menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis sudah berupaya maksimal menyediakan fasilitas publik. Namun, kolaborasi dan kepedulian dari pelaku industri belum sejalan dengan semangat pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik 1,8 Persen Pada Senin (16/6), Harga CPO di Bursa Malaysia Meningkat
“Kami tidak anti investasi. Tapi kami minta komitmen. Jangan hanya datang saat butuh, saat ada masalah, cari pemerintah. Tapi ketika perusahaan panen keuntungan, tidak ada satu pun itikad untuk membangun daerah ini bersama-sama,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Kasmarni juga menyampaikan harapannya kepada pengurus baru DPD APKASINDO periode 2025–2030 di bawah kepemimpinan Septian Nugraha. Ia menekankan bahwa petani sawit harus didorong naik kelas melalui penguatan kapasitas, akses teknologi, dan masuk ke rantai nilai industri sawit yang lebih luas.
“APKASINDO harus menjadi motor perubahan. Bukan hanya menjaga produksi, tapi juga mendorong hilirisasi, pelatihan, dan penguatan daya saing petani. Jangan sampai petani kita hanya jadi penonton dari hasil jerih payahnya sendiri,” ucap Kasmarni.
BACA JUGA: IEU-CEPA Siap Rampung, Peluang Minyak Sawit Indonesia Menembus Pasar Uni Eropa Makin Terbuka
Ia pun mengajak APKASINDO menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah, untuk memastikan kebijakan pembangunan sektor sawit benar-benar berpihak kepada petani kecil yang selama ini menjadi tulang punggung produksi sawit di Bengkalis.
Sikap tegas Kasmarni ini mendapat sambutan hangat dari para undangan yang hadir, termasuk tokoh-tokoh masyarakat, legislatif, hingga organisasi petani dan pihak perusahaan. Ketua DPW APKASINDO Riau, K.H. Suher, menyambut positif komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang berpihak pada petani.
