InfoSAWIT, JAKARTA— PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) kembali melangkah maju dalam misinya mengelola dan mengamankan aset-aset negara di sektor perkebunan. Sebanyak 48 pegawai dari Batch IV resmi dibekali dan diberangkatkan ke empat wilayah penugasan, yakni Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Tengah, dan Riau. Acara pembekalan digelar secara hybrid di Kantor Pusat Agrinas, Jakarta, Senin (7/7/2025) lalu.
Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum, Memed Kosasih Setia Putra, hadir langsung menyampaikan arahan kepada para pegawai yang akan segera menjalankan tugas. Dalam sambutannya, Memed menekankan bahwa kehadiran mereka di lapangan bukan semata menjalankan pekerjaan, melainkan mengemban misi penting membawa semangat pembaruan.
“Kami tidak hanya mengirim tenaga, tapi juga semangat pembaruan. Mereka adalah representasi perusahaan di lapangan,” tegas Memed dilansir InfoSAWIT dari laman resmi Agrinas, Kamis (10/7/2025).
Ia menyinggung pentingnya integritas, ketahanan mental, dan kesiapan karakter dalam menjalankan tugas di tengah dinamika lapangan yang kompleks. Menurutnya, para pegawai yang diberangkatkan telah melewati proses seleksi dan pelatihan yang menyeluruh.
“Mereka telah disiapkan, bukan hanya dari sisi keterampilan teknis, tetapi juga dari sisi karakter dan mentalitas. Mereka akan menjadi garda terdepan perusahaan dalam menjaga dan mengelola aset negara,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Letjen TNI (Purn) Agus Sutomo, SE., juga memberikan pengarahan. Ia mengingatkan agar seluruh pegawai menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara yang mengemban amanah negara.
“Tugas kalian bukan main-main. Kalian dipercaya negara untuk mengelola aset strategis. Jagalah kepercayaan itu dengan bekerja secara bertanggung jawab dan bermartabat,” ujar Agus Sutomo.
Para pegawai Batch IV akan memperkuat barisan operasional Agrinas dalam pengelolaan aset-aset perkebunan kelapa sawit yang tengah berada dalam proses hukum dan dititipkan negara untuk dimanfaatkan secara produktif.
Agrinas Palma Nusantara sendiri saat ini bertanggung jawab mengelola sekitar 480 ribu hektare lahan, tersebar di berbagai provinsi seperti Riau, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, hingga Papua. Lahan-lahan tersebut sebagian besar merupakan aset negara yang berisiko rusak atau kehilangan nilai bila tidak dikelola secara optimal.
