Mahasiswa Unila Ciptakan Aplikasi Pendukung ISPO, Lolos Pendanaan Riset Sawit BPDP 2025

oleh -5.664 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/Ilustrasi panen di perkebunan kelapa sawit dengan model mekanisasi.

InfoSAWIT, LAMPUNG – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Lampung (Unila). Tim mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2023 berhasil terpilih sebagai penerima pendanaan riset dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tahun 2025. Dari lebih 1.300 proposal yang masuk, hanya 40 tim yang lolos, termasuk tim Unila dengan riset inovatif bertajuk “TELSA Super App: Platform ERP untuk Mendukung Implementasi ISPO bagi Perkebunan Sawit Rakyat.”

Riset ini mengupas aspek sosial, ekonomi, manajemen-bisnis, pasar, hingga teknologi informasi. Dengan bimbingan Dr. Ing. Melvi, S.T., M.T., tim merancang TELSA Super App (TSA), sebuah aplikasi berbasis web dengan sistem ERP yang menghadirkan fitur pengelolaan dokumen sertifikasi, manajemen kebun, hingga pelacakan rantai pasok. Inovasi ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi petani sawit rakyat untuk memperoleh sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) yang akan diwajibkan mulai November 2025.

Saat ini, dari total 6,94 juta hektare lahan sawit rakyat di Indonesia, baru sekitar 1,4 persen yang telah tersertifikasi ISPO. Minimnya kapasitas petani dalam manajemen kebun, tingginya biaya sertifikasi, serta kompleksitas administrasi menjadi kendala utama. Kehadiran TSA diyakini mampu menjembatani kesenjangan tersebut.

BACA JUGA: Di Balik 1 Juta Hektare Sawit Sitaan, POPSI Tawarkan Skema Keadilan Bagi Petani

Perjalanan riset tim Unila dimulai dari workshop BPDP di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, pada 27–28 Agustus 2025. Kegiatan ini membekali para peserta dengan pengetahuan mengenai budidaya, pengolahan, hingga produk turunan sawit. Selama delapan bulan ke depan, riset akan menjalani audit progres hingga tahap presentasi final. Jika masuk 10 besar nasional, tim berkesempatan mempresentasikan hasil risetnya di ajang final tingkat nasional.

“Workshop di Pangkalan Bun membuka mata kami tentang kompleksitas industri sawit dari hulu hingga hilir. Dengan riset ini, kami berharap TELSA Super App bisa menjadi solusi nyata bagi petani rakyat dalam mengimplementasikan ISPO sekaligus mendorong perkebunan sawit berkelanjutan,” ujar perwakilan Tim TSA, dilansir InfoSAWIT dari Unila, Rabu (3/9/2025).

BACA JUGA: Petani Sawit Swadaya Hadapi Jalan Terjal Menuju Sertifikasi Berkelanjutan

Keberhasilan ini menjadi bukti kontribusi Unila dalam melahirkan inovator muda yang berperan aktif memperkuat industri strategis nasional melalui riset dan teknologi. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com