Buku Biografi Gamal Nasir Diluncurkan: Mengabadikan Jejak Perjuangan Dirjen Perkebunan 2010–2016

oleh -2.322 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Penyerahan buku Biografi bertajuk “Mengembalikan Kejayaan Perkebunan” resmi diluncurkan, mengabadikan perjalanan hidup Gamal Nasir, Direktur Jenderal Perkebunan periode 2010–2016.

InfoSAWIT, KUBU RAYA Sebuah karya biografi bertajuk “Mengembalikan Kejayaan Perkebunan” resmi diluncurkan, mengabadikan perjalanan hidup Gamal Nasir, Direktur Jenderal Perkebunan periode 2010–2016. Buku ini bukan hanya merekam kiprah seorang birokrat, tetapi juga menyingkap kisah perjuangan pribadi almarhum yang tetap berkarya di tengah sakit gagal ginjal yang dideritanya.

Penyusunan buku biografi ini melibatkan lima penulis, termasuk pihak keluarga almarhum. Prosesnya berlangsung selama setahun penuh, sejak wafatnya Gamal Nasir pada 3 September tahun lalu. Dukungan juga datang dari sejumlah tokoh, seperti Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan, Heru Tri Widarto, Deputi Bidang Karantina Tumbuhan, Badan Karantina Indonesia, Bambang, yang turut memberikan kontribusi dalam penerbitan buku ini.

Peluncuran buku “Mengembalikan Kejayaan Perkebunan” menjadi momen penghormatan atas dedikasi Gamal Nasir. Lebih dari sekadar catatan biografi, buku ini dipandang sebagai inspirasi bagi generasi penerus perkebunan Indonesia untuk terus memperjuangkan sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

BACA JUGA: Kalbar Jadi Tuan Rumah IPOSC ke-5, Sawit Rakyat Ditekankan sebagai Penopang Ekonomi Daerah

Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan, Heru Tri Widarto, menyampaikan apresiasi dalam peluncuran buku biografi “Mengembalikan Kejayaan Perkebunan” yang mengisahkan perjalanan hidup Gamal Nasir, Dirjen Perkebunan periode 2010–2016.

Dalam sambutannya, Heru menekankan bahwa subsektor perkebunan tetap menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional, bahkan di tengah krisis. “Perkebunan terbukti memberi kontribusi positif, baik secara ekonomi maupun sosial, bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Ia juga mengingat kembali pengalamannya mengenal Gamal Nasir sejak awal karier sebagai CPNS pada 2007. Bagi Heru, sosok Gamal tidak hanya dikenal sebagai birokrat yang berdedikasi, tetapi juga pribadi yang rendah hati, dekat dengan junior, dan penuh humor. “Beliau adalah salah satu putra terbaik Kementerian Pertanian, karyanya sangat besar bagi pengembangan sektor perkebunan,” katanya dalam acara peluncuran buku yang dihadiri InfoSAWIT, Rabu (24/9/2025).

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kaltara Periode September 2025 Naik Rp. 72,16 per Kg

Heru menambahkan, semangat yang diwariskan Gamal Nasir perlu diteruskan oleh generasi muda. Salah satunya melalui upaya meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat, baik sawit, karet, kopi, kakao, maupun kelapa. “Dengan inovasi dan bimbingan yang berkesinambungan, kita bisa membangkitkan kembali kejayaan perkebunan rakyat,” ujarnya.

Peluncuran buku ini, lanjut Heru, menjadi pengingat bahwa perjuangan membangun sektor perkebunan tidak berhenti. “Semoga karya dan dedikasi almarhum mendapatkan balasan terbaik, dan semangat beliau bisa menginspirasi kita semua,” tutupnya.


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com