UMKM Kreatif Buktikan Bisa Naik Kelas Lewat Sertifikasi RSPO

oleh -4.762 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali membuktikan diri mampu menembus pasar global melalui jalur keberlanjutan.

InfoSAWIT, JAKARTA – Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali membuktikan diri mampu menembus pasar global melalui jalur keberlanjutan. Forum Pengembangan Kampoeng Batik Laweyan (FPKBL) dan SpaFactory Bali resmi meraih Sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) Supply Chain Certification (SCC). Pencapaian ini menjadi tonggak penting bahwa kreativitas lokal dapat berjalan seiring dengan standar internasional yang ramah lingkungan.

FPKBL, yang sebelumnya mengembangkan formula palm-based batik wax, memperluas inovasi ke produk lilin dekoratif dan aromaterapi dengan dukungan Daemeter. Produk-produk tersebut tampil perdana di ajang kerajinan terbesar Indonesia, INACRAFT 2025, yang digelar 1–5 Oktober di Jakarta. Sementara itu, SpaFactory Bali menghadirkan lini personal care BOEMI Botanical, yang juga telah mengantongi sertifikasi RSPO SCC. Kehadiran dua UMKM ini memperlihatkan bahwa keberlanjutan tidak hanya lahir di hulu industri sawit, tetapi juga bisa hadir langsung di tangan konsumen.

Kolaborasi lintas pihak turut menjadi kunci keberhasilan. WWF Indonesia dan CECT Universitas Trisakti mendampingi proses sertifikasi, sementara Control Union bertindak sebagai auditor. “Terima kasih kepada semua pihak atas dukungannya. Komitmen ini membuktikan bahwa kreativitas bisa berjalan beriringan dengan keberlanjutan. UMKM batik seperti kami akhirnya bisa memperluas akses ke pasar internasional,” ujar Alpha Febela Priyatmoko, Ketua FPKBL, dalam acara Craft Talks, yang dihadiri InfoSAWIT, Rabu (1/10/2025).

BACA JUGA: Produk Bersertifikasi RSPO Tampil di INACRAFT 2025

Dukungan juga datang dari RSPO. Dr. M Windrawan Inantha, Deputy Director Market Transformation RSPO Indonesia, menyebut capaian ini sebagai awal penting peningkatan konsumsi produk sawit berkelanjutan di tanah air. “Bukan hanya untuk petani kecil di hulu, tetapi juga bagi UMKM di hilir. Dengan sustainability meets creativity, kita membuka pintu bagi rantai pasok berkelanjutan yang terhubung nyata dari hulu hingga hilir,” jelasnya.

Momen bersejarah itu ditandai dengan penyerahan sertifikat RSPO SCC dalam sesi Craft Talk bertema “Sustainability Meets Creativity” di INACRAFT 2025. Managing Director Control Union Indonesia, Gayan Wejesiriwardana, menegaskan, “Sertifikasi bagi UMKM membuktikan bahwa standar keberlanjutan dapat diakses usaha kecil. Kreativitas lokal kini bisa disejajarkan dengan standar global, sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen.”

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik pada Rabu (1/10), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Menguat

Capaian FPKBL dan SpaFactory Bali diyakini memberi dampak lebih luas bagi industri kreatif dan pariwisata nasional. Dari batik wax hingga personal care, produk berbasis sawit berkelanjutan kini tak hanya bernilai estetika, tetapi juga menjadi daya tarik baru bagi wisatawan serta konsumen global. Inovasi ini membuktikan, produk sehari-hari bisa menjadi sarana edukasi sekaligus simbol nyata komitmen menuju masa depan yang lebih lestari. (T2)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com