Dari pihak perusahaan, Penne Kehl, Asia Pacific Group President of Cargill Agriculture and Trading, menegaskan bahwa investasi ini menandai era baru kemitraan Cargill dengan Indonesia.
“Kami berkomitmen membangun rantai pasok yang tangguh dan berkelanjutan, sekaligus mendukung sistem pangan global yang aman dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Sementara itu, Azlan Adnan, Managing Director Bisnis Tropical Oil Cargill, menambahkan bahwa proyek ini akan memperkuat integrasi dari perkebunan hingga ke pelanggan akhir, serta memastikan ketelusuran dan keberlanjutan yang lebih baik.
BACA JUGA: Riset BRIN Buka Peluang Baru Tanam Sawit di Lahan Masam
Kemenperin berharap, kehadiran fasilitas pengolahan baru di Lampung tidak hanya memperkuat rantai pasok industri sawit nasional, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di daerah.
“Kami berharap Cargill dapat memperluas portofolio investasinya ke komoditas agro lainnya. Potensi sumber daya agro Indonesia masih sangat luas dan prospektif,” tutup Putu. (T2)
