Permintaan Minyak Sawit Dunia Capai US$42,3 Miliar pada 2024, India Tetap Jadi Importir Utama

oleh -3.384 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. InfoSAWIT/Pengolahan Crude Palm Oil (CPO)

Tiga negara dengan pertumbuhan tertinggi adalah Filipina, naik 17,6%; Arab Saudi, naik 14,6%; Kenya, naik 7,9%.

Sementara itu, penurunan impor terbesar terjadi di, Tiongkok daratan, turun -33,7%; Italia, turun -22,5%; Mesir, turun -12,7%; Turki, turun -7,7%.

 

Lonjakan Impor di Negara Non-Tradisional

Dari 100 negara pengimpor utama minyak sawit, tercatat beberapa pasar baru yang menunjukkan pertumbuhan sangat cepat.

BACA JUGA: PTPN III Dorong Transformasi Bisnis Perkebunan dari Product-Centric ke Customer-Centric

Negara-negara seperti Peru (naik 219,3%), Papua Nugini (190,8%), Tanzania (147,2%), Honduras (104,2%), dan Nigeria (88,2%) menjadi perhatian sebagai pasar potensial baru di luar jalur tradisional perdagangan sawit Asia.

Untuk kepentingan perdagangan dan penelitian, minyak sawit dikategorikan dalam kode Harmonized Tariff System (HS) 1511, yang mencakup minyak kelapa sawit mentah maupun hasil olahannya, baik yang telah dimurnikan atau belum. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com