InfoSAWIT, KENT — Otoritas setempat di Inggris mengeluarkan peringatan publik setelah ditemukannya endapan berwarna putih dengan tekstur lilin di sejumlah pantai di wilayah timur Kent. Temuan tersebut diduga kuat merupakan tumpahan minyak sawit yang berpotensi membahayakan hewan peliharaan, khususnya anjing.
Dewan Distrik Thanet mengonfirmasi bahwa laporan awal datang dari tiga lokasi wisata pantai populer, yakni Margate Main Sands, Ramsgate Main Sands, dan Botany Bay. Endapan mencurigakan itu terlihat tersebar di garis pantai dan menarik perhatian pengunjung sejak akhir pekan.
Melalui unggahan di media sosial, HM Coastguard menyatakan bahwa material tersebut diyakini sebagai minyak sawit yang telah membeku. Otoritas maritim Inggris itu meminta masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan endapan serupa di lokasi lain di sepanjang pesisir.
BACA JUGA: India Jadi Penopang Utama Pasar Sawit 2026, China Tertahan Stok, Eropa Dibayangi Aturan Deforestasi
“Minyak sawit yang terdampar di pantai bisa tampak tidak berbahaya, tetapi sangat berisiko bagi anjing jika tertelan,” tulis HM Coastguard dalam pernyataannya dilansir InfoSAWIT dari BBC, Kamis (1/1/2026). Publik diimbau untuk menjaga hewan peliharaan tetap menggunakan tali dan menjauhkannya dari material yang diduga minyak sawit tersebut.
Pihak Dewan Distrik Thanet menegaskan bahwa langkah pengamanan langsung disiapkan. Inspeksi menyeluruh di sepanjang garis pantai dijadwalkan berlangsung pada Minggu pagi, dengan rencana pembersihan segera setelah proses identifikasi dan penilaian risiko selesai dilakukan.
Minyak sawit yang tumpah ke laut umumnya akan mengeras saat terkena suhu dingin, membentuk gumpalan putih menyerupai lilin. Meski tidak tergolong bahan beracun bagi manusia melalui kontak singkat, zat ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan serius pada hewan jika tertelan, serta berpotensi mencemari lingkungan pesisir.
BACA JUGA: POPSI Ingatkan Risiko B50 dan Kenaikan Pungutan Ekspor: Petani Sawit Terancam Jadi Korban
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai sumber tumpahan tersebut. Otoritas setempat masih melakukan koordinasi dengan lembaga terkait untuk menelusuri asal material, termasuk kemungkinan berasal dari aktivitas pelayaran atau pembuangan limbah ilegal di laut.
Masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai di Kent timur diminta tetap waspada, mengikuti arahan petugas, dan menghindari kontak langsung dengan endapan yang ditemukan hingga proses pembersihan dinyatakan selesai. (T2)




















