GAPKI–ILO Gelar Pelatihan, Perkuat Praktik Ketenagakerjaan Berbasis HAM di Sektor Sawit

oleh -2.130 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/GAPKI-ILO selenggarakan Pelatihan Responsible Business Conduct (RBC) dan Human Rights Due Diligence (HRDD) bagi perusahaan sawit anggota di Jakarta.

InfoSAWIT, JAKARTA — Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong praktik bisnis berkelanjutan dengan menggandeng International Labour Organization (ILO) melalui penyelenggaraan Pelatihan Responsible Business Conduct (RBC) dan Human Rights Due Diligence (HRDD) bagi perusahaan anggota di Jakarta.

Pelatihan yang berlangsung pada 28–29 Januari 2026 ini difokuskan untuk meningkatkan pemahaman serta kapasitas perusahaan anggota GAPKI dalam menerapkan perilaku bisnis yang bertanggung jawab dan uji tuntas hak asasi manusia, terutama pada aspek ketenagakerjaan di sektor kelapa sawit.

Langkah ini dinilai semakin penting di tengah meningkatnya tuntutan pasar global, investor, serta regulator terhadap praktik usaha yang menjunjung tinggi hak pekerja dan prinsip HAM di seluruh rantai pasok.

BACA JUGA: Serap 3,25 Juta Ton TBS Petani Sepanjang 2025, PalmCo Perkuat Kemitraan Sawit Rakyat

Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono, menegaskan bahwa isu ketenagakerjaan dan HAM kini menjadi faktor strategis yang tidak bisa dipisahkan dari keberlanjutan industri.

“Penguatan praktik kerja yang selaras dengan prinsip penghormatan HAM merupakan bagian dari manajemen risiko perusahaan sekaligus fondasi untuk menjaga kepercayaan pasar dan daya saing di perdagangan global,” ujar Eddy dalam keterangan resminya diterima InfoSAWIT, Kamis (29/1/2026).

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai berbagai instrumen internasional terkait perilaku bisnis bertanggung jawab, termasuk Deklarasi ILO tentang Perusahaan Multinasional dan Konvensi Fundamental ILO. Selain itu, materi juga mencakup tahapan praktis pelaksanaan Uji Tuntas HAM, dilengkapi dengan perangkat bantu operasional dan studi kasus implementasi di tingkat perusahaan maupun rantai pasok.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Periode 28 Januari – 3 Februari 2026 Naik Rp 116,67 per Kg

Sebagai tindak lanjut, setiap perusahaan peserta diwajibkan menyusun rencana aksi lengkap dengan linimasa implementasi yang berfokus pada dimensi ketenagakerjaan. Dari seluruh peserta, sedikitnya sepuluh perusahaan akan dipilih untuk mengikuti program pendampingan lanjutan selama enam bulan oleh GAPKI dan ILO guna memastikan rencana tersebut berjalan efektif.

Program ini menjadi bagian dari kolaborasi berkelanjutan GAPKI dan ILO yang telah terjalin sejak 2017, dengan dukungan proyek Realizing Trade Gains Free from Gender Discrimination and Child Labour (RealGains).

Melalui pelatihan ini, kedua lembaga berharap perusahaan kelapa sawit Indonesia semakin siap menghadapi tuntutan HRDD yang terus berkembang dalam sistem perdagangan dan rantai pasok global, sekaligus memperkuat komitmen terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com