InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 14.700/kg pada Kamis (5/2/2026), dengan demikian harga CPO tercatat turun Rp. 200/kg atau turun sekitar 1,34% dibandingkan harga CPO penawaran tertinggi pada Rabu (4/2/2026) yang mencapai Rp. 14.900/Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai dibuka Rp. 14.800/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 14.700/Kg.
Merujuk Reuters, perdagangan harga minyak sawit mentah (CPO), di Bursa Malaysia Derivatives bergerak melemah pada perdagangan Kamis (5/2/2026), mengikuti penurunan harga minyak nabati di pasar Dalian dan Chicago. Tekanan juga datang dari kekhawatiran permintaan di tengah penguatan nilai tukar ringgit Malaysia, yang membuat harga sawit menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri.
BACA JUGA: APROBI: Program B40 2026 Jadi Penopang Energi, Lingkungan, dan Ekonomi Nasional
Harga kontrak acuan minyak sawit untuk pengiriman April 2026 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange ditutup turun RM17 per ton atau turun sekitar 0,4 persen ke level RM 4.208 per ton, setara dengan US$1.066,94.
Di pasar lain, pergerakan harga minyak nabati juga menunjukkan tren melemah. Kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian turun 0,52 persen, sementara kontrak minyak sawit di bursa yang sama merosot lebih dalam hingga 1,35 persen. Adapun harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade tercatat relatif stabil dengan penurunan tipis sekitar 0,05 persen.
Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Kamis (5/2/2026):
CPO______
Franco Dumai Rp. 14.800 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 14.700-EUP
PK______
Loko PKS T.Lebar Rp. 12.741 (WD). penawaran tertinggi Rp. 11.680-SAP
(T2)
