InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan inti sawit (palm kernel/PK) diperkirakan akan tetap solid hingga 2026, didukung oleh potensi penurunan moderat produksi Malaysia serta ketatnya pasokan minyak laurat global.
Dalam riset terbarunya, CIMB Securities Sdn Bhd menyebutkan proyeksi tersebut diperoleh usai menghadiri seminar minyak laurat pada 9 Februari lalu yang menghadirkan pakar dari Glenauk Economics, yakni Leow Huey Chuen, Julian McGill dan Peter Smith.
Leow menyoroti bahwa harga minyak sawit mampu rebound meskipun tingkat stok di Malaysia masih relatif tinggi, ditopang oleh sentimen dana yang lebih kuat serta realisasi produksi yang lebih rendah dari perkiraan.
BACA JUGA: Mayoritas Saham Sawit Menguat, TAPG dan SMAR Catat Kenaikan di Perdagangan Sore
Dilansir InfoSAWIT dari New Straits Times, Rabu (25/2/2026), produksi minyak sawit Malaysia pada 2026 diproyeksikan turun secara moderat, sementara Indonesia diperkirakan mencatatkan sedikit pertumbuhan produksi, sehingga berpotensi mendorong penurunan persediaan secara bertahap.
Pasokan Minyak Kelapa Ketat Topang Harga PK
Sementara itu, McGill memperkirakan harga palm kernel akan tetap bertahan seiring pasokan yang cenderung datar, penurunan tingkat ekstraksi kernel, serta terbatasnya ketersediaan minyak kelapa di pasar global.
Kondisi tersebut dinilai membatasi potensi surplus dalam jangka pendek, meskipun permintaan dari sektor oleokimia diperkirakan mengalami pelunakan.
BACA JUGA: Perjanjian Dagang Sementara India–AS Siap Berlaku April 2026, Tarif Minyak Kedelai Ikut Dipangkas
Di sisi lain, sektor oleokimia dipandang akan menghadapi tantangan cukup berat akibat kelebihan kapasitas dan tekanan margin dalam periode 2025 hingga 2027.
Namun demikian, segmen specialty fats justru menunjukkan prospek lebih positif, didorong oleh meningkatnya reformulasi produk serta penggunaan fraksi berbasis sawit.
Permintaan terhadap lemak khusus berbasis sawit dinilai cukup tangguh dalam menyerap pasokan minyak laurat di tengah kondisi pasar yang ketat saat ini.
BACA JUGA: Pembelian dari China Tahan Harga Kedelai Chicago di Level Tertinggi Tiga Bulan
Emiten Hulu Berpotensi Diuntungkan
CIMB Securities menilai prospek harga CPO dan PK yang relatif kuat akan memberikan sentimen positif bagi perusahaan yang memiliki eksposur pendapatan lebih besar di sektor hulu.
Beberapa emiten yang berpotensi diuntungkan di antaranya SD Guthrie Bhd, Hap Seng Plantations Holdings Bhd, Genting Plantations Bhd, United Malacca Bhd dan Ta Ann Holdings Bhd.
