Meski pasokan minyak sawit sebenarnya dapat memenuhi kebutuhan India dalam jangka pendek, para pembeli tetap berhati-hati melakukan pembelian baru karena lonjakan harga global menekan margin pengolahan.
Seorang trader di New Delhi dari perusahaan perdagangan global mengatakan para pembeli saat ini lebih memilih memanfaatkan stok lama yang dibeli pada harga lebih rendah.
“Pembeli lebih memilih stok bulan lalu yang masih tersedia di pasar domestik dibanding membeli dari eksportir dengan harga yang lebih tinggi. Mereka menunggu koreksi harga global,” ujarnya.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 11–17 Maret 2026 Naik Rp129,83 per Kg
Para dealer juga mencatat bahwa bulan lalu harga minyak sawit mentah (CPO) impor sekitar US$100 per ton lebih murah dibanding minyak kedelai mentah, namun saat ini kedua minyak tersebut diperdagangkan dengan harga yang hampir sama di pasar internasional. (T2)
