InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.607/kg pada Jumat (7/8/2026), dengan demikian harga CPO tercatat turun Rp. 43/Kg atau turun sekitar 0,27% dibandingkan harga CPO penawaran tertinggi pada Kamis (6/8/2026) yang mencapai Rp. 15.650/Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai dibuka Rp. 15.650/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.607/Kg. Harga CPO FOB Talang Duku dibuka Rp. 15.400/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.357/Kg. Harga CPO Franco Teluk Bayur dibuka Rp. 15.450/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.366/Kg.
Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di Bursa Malaysia Derivatives ditutup melemah pada perdagangan Jumat (8/8/2026), dipicu ekspektasi meningkatnya persediaan minyak sawit Malaysia serta melambatnya permintaan ekspor. Meski demikian, kontrak acuan CPO masih berhasil mencatatkan penguatan mingguan untuk keempat kalinya dalam lima pekan terakhir.
Dilansir Reuters, harga kontrak CPO acuan pengiriman Oktober 2026 di Bursa Malaysia Derivatives ditutup turun RM8 per ton atau turun sekitar 0,17 persen menjadi RM4.678 per ton. Secara mingguan, kontrak tersebut masih membukukan kenaikan sebesar 0,75 persen.
Sementara, survei Reuters menunjukkan bahwa persediaan minyak sawit Malaysia pada Juli 2026 diperkirakan meningkat ke level tertinggi dalam lima bulan terakhir. Kenaikan tersebut didorong oleh pertumbuhan produksi yang melampaui laju permintaan, meskipun konsumsi global masih tergolong kuat.
Pelaku pasar kini menantikan rilis data resmi permintaan dan pasokan minyak sawit Juli dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB) yang dijadwalkan pada 10 Agustus 2026. Pada hari yang sama, lembaga survei kargo juga akan mengumumkan estimasi ekspor minyak sawit Malaysia untuk periode 1–10 Agustus, yang diperkirakan akan menjadi penentu arah pergerakan harga dalam jangka pendek.
Lantas, pergerakan minyak nabati di pasar global berlangsung beragam. Kontrak minyak kedelai paling aktif di Bursa Dalian menguat 0,27 persen, sedangkan kontrak minyak sawit di bursa yang sama turun 0,3 persen. Di Chicago Board of Trade (CBOT), harga minyak kedelai tercatat naik sekitar 0,25 persen.
Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Jumat (7/8/2026):
CPO_____
CIF T.Priok – No Bidder
Franco Dumai Rp. 15.650 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.607-SOC
FOB Talang Duku Rp. 15.400 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.357-EUP
Franco Teluk Bayur Rp. 15.450 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.366-WIRA
FOB Boom Baru, Palembang Rp. 15.425 (WD). Penawaran tertinggi Rp.15382-PSCOI
Loco PKS G.Meliau & Rimba Belian Rp. 15.300 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.057-EUP
FOB IPP Pagun/Parba Kalbar Rp. 15.300 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.207-EUP
CPKO_____
Franco Dumai Rp. 30.185 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 28.220-SDS
FOB Lampung Rp. 30.111 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 27.300-AMJP
FOB Palembang Rp. 29.941 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 27.100-AMJP
(T2)
