Harga CPO KPBN Inacom Naik pada Senin (10/8), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Ditutup Menguat

oleh -662 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Kantor PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN)- Inacom.

InfoSAWIT, JAKARTA –  Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan Rp. 15.668/kg pada Senin (10/8/2026), dengan demikian harga CPO tercatat naikRp. 61/Kg atau naik sekitar 0,39% dibandingkan harga CPO penawaran tertinggi pada Jumat (7/8/2026) yang mencapai Rp. 15.607/Kg.

Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai ditetapkan Rp. 15.668/Kg. Harga CPO FOB Talang Duku ditetapkan Rp. 15.227/Kg. Harga CPO Franco Teluk Bayur dibuka Rp. 15.468/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.325/Kg.

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di Bursa Malaysia Derivatives menguat pada perdagangan Senin (10/8/2026), bahkan mencatatkan level penutupan tertinggi dalam lebih dari empat bulan. Penguatan tersebut terutama ditopang kenaikan harga minyak nabati pesaing di bursa Dalian dan Chicago.

BACA JUGA: FORTASBI Dorong Percepatan STDB, Legalitas Dinilai Jadi Kunci Sawit Rakyat Tembus Sertifikasi Berkelanjutan

Dilansir Reuters, harga kontrak berjangka CPO Malaysia untuk pengiriman Oktober 2026 ditutup naik RM47 ringgit atau naik sekitar 1% menjadi RM4.724 per metrik ton. Level tersebut menjadi harga penutupan tertinggi sejak 7 April 2026.

Pelaku pasar menilai penguatan harga CPO masih mendapatkan dukungan dari pergerakan positif minyak nabati lainnya. Kenaikan harga minyak kedelai dan minyak sawit di bursa Dalian turut memberikan sentimen positif terhadap pasar CPO Malaysia.

Namun, pasar tetap menghadapi tekanan dari tingginya persediaan minyak sawit Malaysia. Data Malaysian Palm Oil Board (MPOB) yang dirilis Senin menunjukkan stok minyak sawit Malaysia pada Juli 2026 meningkat 3,32% secara bulanan menjadi 2,63 juta metrik ton.

BACA JUGA: Ketidakpastian Regulasi Dinilai Bisa Menahan Investasi dan Menekan Daya Saing Sawit

Di sisi lain, perkembangan ekspor memberikan sinyal yang lebih positif. Data perusahaan inspeksi independen AmSpec Agri Malaysia menunjukkan ekspor produk sawit Malaysia selama 1–10 Agustus 2026 meningkat 14,8%.

Sementara itu, Intertek Testing Services mencatat kenaikan ekspor sebesar 2,6% pada periode yang sama. Perbedaan estimasi kedua lembaga tersebut menunjukkan adanya variasi dalam perhitungan volume pengiriman, tetapi secara umum ekspor masih menunjukkan pertumbuhan dibandingkan periode sebelumnya.

Sentimen positif juga datang dari pasar minyak nabati global. Kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian menguat 0,13%, sedangkan kontrak minyak sawit di bursa yang sama naik 0,59%.

BACA JUGA: POPSI Tolak Rencana Moratorium PKS Baru di Jambi, Berpotensi Rugikan Petani Sawit

Di Chicago Board of Trade, harga minyak kedelai bahkan mencatat kenaikan 1,16%. Penguatan minyak nabati pesaing tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu menopang harga CPO Malaysia.

Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Senin (10/8/2026):

CPO_____

CIF T.Priok – No Bidder

Franco Dumai Rp. 15.668-SPC

FOB Talang Duku Rp. 15.227-EUP

Franco Teluk Bayur Rp. 15.468 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.325-WIRA

FOB Boom Baru, Palembang Rp. 15.443-PSCOI

Loco PKS Parindu & Ngabang Rp. 15.318 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.300-EUP

Loco PKS Kembayan Rp. 15.218 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.200-EUP

(T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com