KUD Sejahtera Tingkatkan Kapasitas Pabrik
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman mengapresiasi peresmian pabrik tersebut. Menurutnya, keberadaan pabrik CPO milik koperasi menjadi salah satu bukti bahwa koperasi dapat berkembang sebagai kekuatan ekonomi rakyat.
Dudung menilai koperasi memiliki posisi strategis dalam mendorong perputaran ekonomi di daerah. Karena itu, keberadaan koperasi di tingkat desa diharapkan dapat membuka akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan dan layanan ekonomi.
“Selamat kepada KUD Sejahtera, ini harus betul-betul dikelola dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat terutama petani. Harus ada pengaruhnya, nilai kesejahteraan anggota semakin tinggi dan kemajuan koperasi semakin nyata,” tegasnya.
BACA JUGA: Impor Kedelai Pakistan dari AS Tembus 1 Juta Ton, Perdagangan Pertanian Makin Strategis
Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru juga menilai peresmian pabrik tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan gerakan koperasi di daerah. Menurutnya, keberadaan fasilitas pengolahan menunjukkan koperasi mampu berkembang dan bersaing dengan badan usaha lain, termasuk perusahaan swasta maupun BUMN.
Sementara itu, Ketua KUD Sejahtera Tamrin mengatakan kapasitas pabrik saat ini telah meningkat menjadi 45 ton TBS per jam, dari sebelumnya 30 ton per jam.
Bahan baku pabrik berasal dari TBS yang dipasok petani dan anggota koperasi. Menariknya, harga pembelian TBS disebut telah ditetapkan sejak awal sehingga petani memiliki kepastian mengenai harga jual hasil panennya. (T2)
