Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) turut digunakan untuk meningkatkan volume konten yang diproduksi sekaligus memperbaiki efektivitas media.
Menurut Nair, perusahaan juga tengah membuat komunikasi merek menjadi lebih muda dan relevan dengan konsumen masa kini.
Strategi serupa diterapkan pada distribusi. Perdagangan umum masih menjadi saluran utama, tetapi toko khusus, modern trade dan quick commerce membuka jalur baru untuk menjangkau konsumen.
BACA JUGA: Pertamina Jalankan Strategi Dual Growth, Migas Tetap Jadi Fondasi Sambil Kembangkan EBT
Quick commerce bahkan disebut memberikan margin yang lebih baik dibandingkan modern trade maupun general trade.
Namun, peluang pertumbuhan tersebut tetap berhadapan dengan tekanan biaya. Inflasi menjadi tantangan yang harus dikelola perusahaan, terutama ketika harga minyak mencapai US$100 per barel dan biaya input meningkat.
Nair mengatakan HUL telah menghadapi siklus inflasi maupun deflasi sebelumnya. Perusahaan mengandalkan program penghematan dan portofolio produk dengan berbagai tingkat harga untuk menghadapi perubahan perilaku konsumen, termasuk ketika konsumen berpindah ke produk yang lebih murah atau justru naik ke segmen premium.
Dengan kombinasi pertumbuhan konsumsi, perubahan demografi, digitalisasi dan perluasan jaringan distribusi, India kini bukan hanya pasar besar bagi Unilever. Negara tersebut menjadi laboratorium strategi yang diharapkan dapat melahirkan model pertumbuhan untuk pasar berkembang lainnya. (T2)
