InfoSAWIT, KAYONG UTARA – Tim Manggala Agni PT Jalin Vaneo, anak usaha PAS Agro Group bergerak cepat membantu menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Tim perusahaan bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kayong Utara serta aparat TNI dan Polri berupaya memadamkan sekaligus melokalisasi api agar tidak meluas.
Dilansir InfoSAWIT dari Suara Kalbar, Jumat (11/9/2026), kebakaran diketahui terjadi sejak Minggu (6/9/2026) di wilayah yang berbatasan langsung dengan areal perkebunan PT Jalin Vaneo. Menyikapi kondisi tersebut, tim Manggala Agni perusahaan langsung diterjunkan ke lokasi.
Tim tersebut dipimpin General Manager PT Jalin Vaneo, Martua Siahaan. Mobilisasi dilakukan untuk membantu mengendalikan pergerakan api di tengah kondisi yang membutuhkan penanganan cepat.
Dalam operasi pemadaman, tim mengandalkan sejumlah sarana pendukung, termasuk mesin pompa air berperforma tinggi dan mobil tangki. Peralatan tersebut digunakan bersama KPH Kayong Utara, TNI, dan Polri untuk memadamkan api sekaligus membatasi penyebarannya.
Langkah pelokalisasian menjadi penting untuk mencegah kobaran api menjalar ke wilayah lain. Deteksi dan penanganan sejak awal juga dapat mengurangi risiko kebakaran berkembang menjadi lebih luas dan semakin sulit dikendalikan.
PT Jalin Vaneo Tegaskan Lokasi Kebakaran di Luar Areal Kebun
PT Jalin Vaneo menegaskan bahwa kebakaran yang ditangani timnya terjadi di luar areal perkebunan perusahaan.
BACA JUGA: Sosok Tomy Winata Menjaga Keberlanjutan Kawasan Konservasi
Martua Siahaan menyampaikan penegasan tersebut untuk meluruskan lokasi kejadian dan memastikan tidak muncul anggapan bahwa titik kebakaran berada di dalam areal berizin perusahaan.
“Kebakaran tersebut terjadi di luar kebun PT Jalin Vaneo. Jangan sampai ada yang menganggap kebakaran terjadi di dalam izin perusahaan kami,” ujar Martua.
Ia juga mengatakan hingga saat ini tidak terdapat kebakaran di dalam areal PT Jalin Vaneo. Meski titik api berada di luar kawasan perusahaan, PT Jalin Vaneo tetap mengambil bagian dalam upaya penanganan karhutla di wilayah sekitar.
“Alhamdulillah, di dalam lahan PT Jalin Vaneo selama ini tidak pernah terjadi kebakaran,” katanya.
Kolaborasi Jadi Kunci Penanganan Karhutla
Keterlibatan Manggala Agni PT Jalin Vaneo dalam penanganan karhutla menunjukkan pentingnya kerja sama lintas pihak dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Tim perusahaan berkoordinasi dengan KPH Kayong Utara serta personel TNI dan Polri untuk mengendalikan api. Dukungan peralatan pemadaman juga menjadi bagian dari respons perusahaan terhadap kebakaran di wilayah sekitar operasionalnya.
BACA JUGA: Kebun Sawit Ditertibkan, SPKS Pertanyakan Siapa Penerima Manfaat Ekonomi
Kesiapsiagaan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mengantisipasi kebakaran di sekitar wilayah perusahaan, tetapi juga mendukung upaya bersama menjaga kualitas udara dan kelestarian lingkungan.
Di tengah meningkatnya risiko karhutla pada musim kemarau, koordinasi antarpihak menjadi salah satu faktor penting untuk mempercepat respons ketika muncul titik api.
PT Jalin Vaneo juga mengajak masyarakat di sekitar wilayah operasional untuk ikut menjaga lingkungan. Warga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
BACA JUGA: Sawit Watch Soroti Syarat 20 Tahun dalam Surat Edaran Perlindungan Masyarakat di Kawasan Hutan
Respons cepat tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mencegah karhutla berkembang menjadi bencana yang lebih luas. Selain pemadaman, kesiapsiagaan dan deteksi dini tetap diperlukan untuk menjaga kawasan hutan serta lingkungan di sekitar wilayah operasional. (T1)
