WINGS Group Perkuat Bank Sampah Karyawan, 500 Kg Sampah Terpilah Dikumpulkan

oleh -169 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Yayasan WINGS Peduli melalui program Bank Sampah Karyawan di kantor WINGS Group di Cakung, Jakarta Timur.

InfoSAWIT, JAKARTA – Pemilahan sampah tidak cukup berhenti pada kebiasaan membuang sampah sesuai jenisnya. Tanpa sistem yang memastikan sampah terpilah masuk ke rantai daur ulang, upaya tersebut berisiko berakhir di tempat pembuangan akhir.

Persoalan itu coba dijawab Yayasan WINGS Peduli melalui program Bank Sampah Karyawan di kantor WINGS Group di Cakung, Jakarta Timur. Program ini menjadi bagian dari kampanye #PilahDariSekarang, dengan menghubungkan karyawan secara langsung dengan ekosistem pengelolaan sampah yang melibatkan bank sampah dan pelaku daur ulang.

Program tersebut didampingi Bank Sampah Kartini 09, bank sampah binaan Yayasan WINGS Peduli sejak 2023. Melalui pendampingan dan pelatihan teknis bersama Waste4Change, Bank Sampah Kartini 09 kini tidak hanya melayani masyarakat di lingkungan sekitar, tetapi juga menjadi mitra pelaksana program bank sampah bagi karyawan WINGS Group.

BACA JUGA: Stok Minyak Sawit Malaysia Naik 7,48 Persen Jadi 2,82 Juta Ton pada Agustus 2026

Perwakilan Yayasan WINGS Peduli, Seva Nefertiti, mengatakan kebiasaan memilah sampah akan lebih mudah tumbuh apabila tersedia sistem yang sederhana sekaligus memastikan sampah dikelola secara bertanggung jawab.

“Kami percaya bahwa kebiasaan memilah sampah akan tumbuh saat masyarakat memiliki sistem yang memudahkan mereka dan memastikan bahwa sampah tersebut benar-benar dikelola secara bertanggung jawab,” kata Seva, dalam keterangan resmi ditulis InfoSAWIT, Minggu (13/9/2026).

 

Sampah Rumah Tangga Masuk Rantai Daur Ulang

Program Bank Sampah Karyawan diawali melalui Sustainability Talk. Dalam kegiatan tersebut, pengurus Bank Sampah Kartini 09 memberikan pemahaman kepada karyawan mengenai pentingnya pemilahan, mekanisme operasional bank sampah, hingga perjalanan sampah setelah disetorkan.

BACA JUGA: GAPKI Soroti PKS Tanpa Kebun, Ancaman Ketertelusuran Rantai Pasok Sawit Menguat

Edukasi kemudian dilanjutkan melalui komunikasi rutin menggunakan grup WhatsApp serta kegiatan penimbangan sampah setiap bulan. Dalam proses tersebut, Bank Sampah Kartini 09 mendampingi karyawan mulai dari penimbangan hingga pengelolaan tabungan masing-masing nasabah.

Material yang dikumpulkan cukup beragam, mulai dari plastik, kertas, kaleng hingga minyak jelantah. Sampah yang telah dipilah kemudian dijual Bank Sampah Kartini 09 kepada pelapak atau offtaker berdasarkan jenis materialnya.

Material tersebut selanjutnya masuk ke industri daur ulang untuk dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku. Dengan mekanisme itu, sampah terpilah tidak sekadar dikumpulkan, tetapi diarahkan masuk ke rantai ekonomi sirkular.

BACA JUGA: RUU Komoditas Strategis: Menguasai atau Membangun?

Program ini sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi nasabah melalui nilai sampah yang dikumpulkan. Hingga saat ini, Bank Sampah Karyawan telah diikuti puluhan nasabah aktif dengan volume sampah terpilah rata-rata sekitar 290 kilogram hingga mencapai 500 kilogram dalam setiap kegiatan penimbangan.

 

Memperluas Kampanye #PilahDariSekarang

Yayasan WINGS Peduli menempatkan program Bank Sampah Karyawan sebagai bagian dari rangkaian Pendampingan Bank Sampah dalam kampanye #PilahDariSekarang.

Kampanye tersebut juga mencakup program Aksi Bersih, Edukasi, dan KolaborAKSI, yang melibatkan karyawan, komunitas, dan masyarakat luas.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik pada Jumat (11/9), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Ditutup Melemah

Pendekatan tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan Permen LHK Nomor 14 Tahun 2021 yang menempatkan bank sampah sebagai sarana pengelolaan sampah berbasis masyarakat, sekaligus membuka manfaat ekonomi dari sampah yang dikelola.

Bagi Yayasan WINGS Peduli, penguatan bank sampah menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan memilah sejak dari sumbernya. Ketika pemilahan diikuti sistem penyaluran yang jelas, sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat kembali menjadi bahan baku industri sekaligus mengurangi beban sampah yang berakhir di TPA.

Melalui keterlibatan karyawan dan komunitas, program tersebut diharapkan memperluas praktik pengelolaan sampah yang bertanggung jawab sekaligus memperkuat komitmen #WINGSPeduliLingkungan untuk mendorong pola hidup yang lebih berkelanjutan. (T2)

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com