Harga TBS Sawit Masih Fluktuatif, Pengepul Memilih Sikap Hati-hati 

oleh -1.765 Kali Dibaca
infosawit
Dok. InfoSAWIT

InfoSAWIT, PANGKAL PINANG – Para pengepul di Provinsi Bangka Belitung (Babel) memilih bersikap hati-hati dan berhitung secara cermat dalam melakukan pembelian tandan buah segar (TBS) sawit produksi petani sawit swadaya.

“Sebab sewaktu-waktu harga TBS sawit bisa jatuh. Misalnya, bisa jadi pagi hari harga Rp 2.000 per kilogram tapi pas sore hari malah jadi lebih rendah,” kata Nasrun Ali, seorang petani sawit sekaligus pengepul di Provinsi Babel, kepada InfoSAWIT, belum lama ini.

Sikap berhati-hati itu pun disarankan oleh sejumlah pemilik Ram atau toke sawit kepada dia dan para pengepul lainnya. Salah satu pengurus DPW Asosiasi Sawitku Masa Depanku (SAMADE) Provinsi Babel ini menyebutkan, ternyata para pemilik Ram juga merasakan sekali dampak dari gejolak harga TBS di tingkat pabrik kelapa  sawit (PKS).

BACA JUGA : Mengenal Jenis-Jenis Sensus Produksi Kelapa Sawit

“Harga di PKS bisa berubah, atau malah tutup karena tangki milik PKS penuh. Akhirnya hal ini bisa menekan harga pembelian TBS pihak ketiga. Jadi, semua rantai penjualan TBS menjadi terdampak,” kata pria berusia 47 tahun ini.

Ia lalu mencontohkan harga TBS sawit saat ini di tingkat Ram di Babel yang rata-rata Rp 2.000 per kg. Dengan harga itu, ia dan para pengepul lainnya terpaksa mengenakan harga sekitar Rp 1.600 atau Rp 1.700 per kg untuk pembelian TBS petani.

Kata dia, selisih Rp 300 sampai Rp 400 per kg bukan semata untuk menutupi ongkos transportasi ke Ram, melainkan juga sebagai wanti-wanti jika harga TBS di Ram ternyata turun menjadi di bawah Rp 2.000 per kg. 

Ia sendiri mengeluh dengan kondisi ini. Ia merasa sangat heran, harga TBS bisa turun sedemikian drastis tapi kalau naik hanya merayap. “Kayak siput kenaikan harga TBS ini, merayap lambat. Tapi sebaliknya, kalau harga turun, malah kesannya merosot drastis,” tegas Nasrun Ali. (T5)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com