InfoSAWIT, JAKARTA – Guna memberikan dampak positif bagi Lingkungan, melalui Program ‘Bumitama Peduli Lingkungan (BULIAN)’, perusahaan perkebunan kelapa sawit nasional, Bumitama Gunajaya Agro (BGA) menargetkan penanaman 50.000 pohon yang akan dilakukan secara serentak di wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Riau.
Upaya ini sekaligus memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden (KEPPRES) No. 24 Tahun 2008 tentang Hari Menanam Pohon Indonesia. Dalam KEPPRES itu disebutkan bahwa penanaman pohon bisa menjadi upaya memasyarakatkan gerakan tanam dan pelihara pohon secara nasional sebagai upaya hidup dan budaya bangsa.
Diungkapkan Manajer Konservasi BGA, Andi Muhammad Amin, pihaknya mengajak karyawan dan masyarakat sekitar untuk bisa bersama-sama mengembalikan fungsi lingkungan dengan menanam tanaman khas lokal hutan dan buah-buahan di areal yang berpotensi akan memberikan dampak negatif bagi masyarakat setempat dan ekologi wilayah. “Kami berharap tanaman ini bisa menjadi investasi yang bermanfaat bagi generasi penerus,” katanya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Senin (28/11/2022).
BACA JUGA: Menggantang Pasar Minyak Sawit Berkelanjutan di Indonesia
Lebih lanjut tutur Andi Amin, di wilayah Kalimantan Barat, BGA akan menanam pohon di areal Hutan Kemasyarakatan (HKM) yang berlokasi di Kecamatan Kendawangan. Penanaman juga dilakukan di dalam dan sekitar perusahaan yang berada di Kecamatan Nanga Tayap, Sei Rasau dan Sei Melayu.
Adapun pohon yang ditanam terdiri dari jenis sungkai, nyatoh, nyamplung, ubar, cempedak, rambutan, petai, durian, jengkol, matoa, sukun, dan jenis buah unggullan lainnya seperti klengkeng, durian musangking, mangga, jambu kristal, jambu merah, jambu air, nangka, cempedak king, alpukat, dan kakao.
BACA JUGA: Harga CPO Diprediksi Masih Kuat Hingga Akhir Tahun 2022
Sedangkan untuk wilayah Kalimantan Tengah dan Riau, penanaman pohon akan dilakukan di Kecamatan Mentaya, Pundu, Kumai dan Kotawaringin Lama. “Pohon yang ditanam terdiri dari jenis khas bangkirai, meranti, pulai, keruing, ulin, gaharu, jaring, duku, langsat, kasturi, karantungan, nyatoh, idur, papung, merang, belangiran, jinjit, ramania, idur, bayur, sungkai, bejeing, bungur, jengkol, petai, durian lokal, cempedak, matoa, rambutan, dan jenis buah unggul seperti alpukat, durian montong, durian musangking, klengkeng, mangga, jambu kristal, jambu merah, nangka, buah satar,” tandas Amin. (T2)
