Integrasi Sapi Kelapa Sawit (SISKA) Untuk Ketahanan Pangan Nasional

oleh -8.772 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok, InfoSAWIT/Ketum Gapensiska, Joko Iriantono

InfoSAWIT, JAKARTA – Gejolak krisis pangan dunia terus berkecamuk, kondisi ini diperparah dengan munculnya krisis ekonomi, krisis geopolitik dan kondisi alam yang tidak bersahabat. Krisis ekonomi pada negara maju sangat berdampak pada naiknya mata uang Dollar US.

Krisis geopolitik perang Ukraina Rusia berdampak melambungkan harga energi dan pupuk dunia. Dampak nya dari berbagai krisis yang berlangsung membuat harga pangan di pasar dunia tidak bisa terkendali. Sistem Integrasi Sapi Kelapa Sawit (SISKA) dianggap mampu menjaga ketahanan pangan nasional kita khususnya kecukupan konsumsi daging sapi di dalam negeri.

Membaiknya perekonomian dan pertambahan penduduk telah mendorong kebutuhan konsumsi daging sapi yang terus meningkat dari tahun,  Merujuk laporan Badan Pangan Nasional (Bapanas), rata-rata konsumsi daging sapi penduduk Indonesia tahun ini naik sekitar lima persen dari tahun lalu menjadi sebanyak 2,57 kilogram per kapita setahun.

BACA JUGA: Guru Besar UGM: Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit Bentuk Pertanian Terpadu yang Ideal

Namun demikian meningkatnya konsumsi tersebut tidak diimbangi dengan kemampuan produksi daging dalam negeri artinya laju pertumbuhan kebutuhan konsumsi daging sapi tidak seimbang dengan laju pertumbuhan populasi sapi di dalam negeri. Pada akhirnya kekurangan pasokan daging dalam negeri terpaksa di penuhi dari import daging dan sapi bakalan .

Karena harga daging sapi di pasar dunia tidak terkendali harganya maka untuk substitusi daging sapi pemerintah melalukan impor daging kerbau dari India yang harganya lebih murah di banding harga sapi. Secara akumulatif, volume impor tahun ini naik menjadi sekitar 371 ton atau bertambah 30.000-an ton dari volume impor tahun lalu yang mencapai 340.000 ton.

Sebab itu guna mengatasi terus merosotnya pasokan daging didalam negeri pemerintah melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), Kementerian Pertanian berupaya untuk terus memenuhi pasokan daging segar domestik.

BACA JUGA: Percepat Pengembangan Integrasi Sawit-Sapi Gapensiska Bentuk SCRD

Tentu saja guna memenuhi target tersebut Ditjen PKH telah menetapkan kegiatan prioritas dan menerapkan 3 program rioritas Nasional dan Reguler Maksimal, dengan pendekatan hulu sampai hilir, Koporasi, Kemitraan, dan sinergi kewenangan.


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com