Produksi Sawit Malaysia Naik pada Juni, MPOC Proyeksikan Harga CPO Agustus Bertahan di RM4.400–RM4.650 per Ton

oleh -224 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. NST/Bursa Derivatif Malaysia (MDEX).

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Produksi minyak sawit Malaysia menunjukkan tren meningkat pada Juni 2026 seiring memasuki siklus musiman panen, meski permintaan global yang masih lemah membatasi kenaikan harga. Di sisi lain, Malaysian Palm Oil Council (MPOC) memperkirakan harga minyak sawit mentah (CPO) tetap bertahan pada kisaran RM4.400–RM4.650 per ton selama Agustus 2026, didukung implementasi biodiesel B50 di Indonesia dan menguatnya pasar energi.

Dalam keterangan resmi MPOC diperoleh InfoSAWIT, Jumat (24 Juli 2026), MPOC mencatat produksi minyak sawit Malaysia mencapai 1,63 juta ton pada Juni 2026 atau meningkat 8 persen dibandingkan Mei. Peningkatan tersebut mencerminkan dimulainya fase kenaikan produksi musiman yang biasanya berlangsung sejak Maret.

Meski demikian, secara tahunan produksi masih tercatat 3 persen lebih rendah dibandingkan Juni 2025. Kondisi itu sekaligus menandai empat bulan berturut-turut produksi sawit Malaysia mengalami penurunan secara tahunan (year-on-year).

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Plasma Riau 22-28 Juli 2026 Naik Rp39,58 per Kg

Kinerja ekspor juga menunjukkan perbaikan. Volume pengiriman minyak sawit Malaysia pada Juni naik 6,1 persen dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 1,20 juta ton. Namun, angka tersebut masih sekitar 4 persen lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menurut MPOC, perlambatan konsumsi minyak nabati di pasar utama seperti China dan India menjadi salah satu penyebab ekspor belum kembali pulih sepenuhnya. Selain itu, dampak berlanjutnya konflik di kawasan Asia Barat juga masih memengaruhi aktivitas perdagangan minyak nabati global.

 

Harga Minyak Nabati Bergerak Beragam

Pada perdagangan Juli 2026, harga minyak nabati di pasar Eropa bergerak bervariasi. Harga minyak sawit naik sekitar 3 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sementara minyak kedelai meningkat 6 persen.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Turun pada Selasa (21/7), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Melemah

Sebaliknya, harga minyak bunga matahari dan minyak rapa (rapeseed oil) masing-masing turun 1 persen dan 2 persen.

MPOC menilai permintaan biodiesel yang terus meningkat di Amerika Serikat dan Indonesia menjadi faktor utama yang menjaga harga minyak sawit dan minyak kedelai tetap berada pada level tinggi.

 

Efisiensi Ekstraksi Minyak Mencapai Rekor 10 Tahun

Di sisi pasokan, prospek produksi Malaysia dinilai masih cukup positif. Data Malaysian Palm Oil Board (MPOB) menunjukkan produksi selama semester pertama 2026 relatif stabil, sementara stok minyak sawit meningkat menjadi 2,5 juta ton pada akhir Juni.

BACA JUGA: BPDP Pastikan Program SDM Sawit Berlanjut, Eddy Abdurrachman: B50 Perkuat Energi Nasional dan Pangkas Emisi

Peningkatan produksi tersebut terutama didorong oleh membaiknya Oil Extraction Rate (OER) atau tingkat ekstraksi minyak dari tandan buah segar (TBS).

Sepanjang Januari–Juni 2026, rata-rata OER Malaysia mencapai 20,08 persen, meningkat dari 19,45 persen pada periode yang sama tahun lalu. Capaian tersebut menjadi tingkat ekstraksi tertinggi dalam satu dekade terakhir.

MPOC menilai peningkatan OER didukung kondisi curah hujan yang baik sepanjang 2025 sehingga kandungan minyak dalam buah sawit yang dipanen pada 2026 menjadi lebih tinggi. Namun, lembaga tersebut mengingatkan bahwa apabila fenomena El Niño berkembang pada awal 2027, kondisi cuaca yang lebih kering berpotensi menekan tingkat ekstraksi minyak.


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com