Laba Bersih Golden Agri-Resources Turun 60% di Kuartal Pertama 2024

oleh -1083 Dilihat
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Crude Palm Oil (CPO).

InfoSAWIT, SINGAPURA – Golden Agri-Resources (GAR), perusahaan global agribisnis minyak sawit, melaporkan penurunan laba bersih sebesar 60% pada kuartal pertama yang berakhir pada bulan Maret 2024. Laba bersih tercatat sebesar US$ 37 juta, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, akibat berlanjutnya pelemahan harga minyak sawit mentah (CPO) selama periode tersebut.

Pendapatan perusahaan pada kuartal pertama tercatat naik sebesar 1% menjadi US$ 2,6 miliar. Peningkatan ini terutama didorong oleh volume penjualan yang lebih tinggi, meskipun dampak dari penurunan harga tetap signifikan. GAR mengumumkan laporan keuangannya pada Rabu (15 Mei 2024), menunjukkan bahwa harga pasar CPO (FOB Belawan) turun 8% secara tahunan (YoY), dengan rata-rata harga US$910 per ton dibandingkan US$990 per ton pada periode yang sama tahun lalu.


Kinerja keuangan yang kuat dari GAR pada kuartal pertama tahun 2024 terjadi meskipun harga CPO melemah. Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) turun 6% menjadi US$231 juta, namun perusahaan berhasil mempertahankan margin di atas 9%.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik 1,13 Persen Pada Jumat (7/6), Harga CPO Mingguan Naik 0,5 Persen

“Bisnis perkebunan mengalami penurunan output, sementara volume perdagangan di bisnis hilir bertanggung jawab atas ekspansi penjualan,” kata perwakilan GAR yang dikutip InfoSAWIT dari Business Times pada Sabtu (8/6/2024).

Secara keseluruhan, GAR mencatat kinerja yang solid pada kuartal pertama 2024. Penurunan laba terutama disebabkan oleh kerugian selisih kurs dibandingkan dengan keuntungan pada kuartal pertama tahun lalu, beban bunga yang lebih tinggi sejalan dengan tren pasar, serta biaya umum dan administrasi musiman yang terjadi pada kuartal pertama tahun ini.

GAR menyatakan akan terus fokus pada penambahan nilai pada produk dan layanan untuk meningkatkan margin. “Ini termasuk memanfaatkan inovasi dan teknologi ilmu pertanian untuk mengoptimalkan produktivitas dan menjaga daya saing biaya sambil menerapkan produksi berkelanjutan,” tambahnya.

BACA JUGA: Cuaca Ekstrem dan Isu Geopolitik Pengaruhi Kinerja ANJ di 2023

Perusahaan juga mencatat adanya kendala pasokan minyak sawit pada kuartal pertama 2024, terutama akibat kombinasi hasil panen musiman yang rendah dan dampak fenomena El Nino pada kuartal ketiga 2023.

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com