InfoSAWIT, JAKARTA – Sebagai salah satu provinsi sentra perkebunan kelapa sawit, Kalimantan Tengah, memiliki potensi produktivitas sawit untuk bisa terus ditingkatkan. Merujuk hasil penelitian yang dilakukan tim riset Fakultas Teknik Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) mencatat, tanah bertipe Spodosols, bisa untuk pengembangan perkebunan kelapa sawit.
Janis tanah ini di Indonesia diperkirakan sekitar 2,16 juta hektar, di mana 70% atau 1,51 juta hektar berada di provinsi Kalimantan Tengah. Lahan spodosols dikenal dengan karakteristik unik seperti tingginya asam organik, rendahnya bahan organik, dan keberadaan hardpan yang menghambat drainase tanah.
Tim peneiliti yang terdiri dari Suwardi, Prof. Lilik Soetiarso; Herry Wirianata; Andri Prima Nugroho Ph.D.; Rudiati Evi Masithoh ; dan Joko Nugroho Wahyu Karyadi, telah melakukan penelitian yang dilakukan di Perkebunan kelapa sawit Wilmar Group di Sampit, Kalimantan Tengah, dari Januari 2022 hingga Desember 2023.
BACA JUGA: Kemenperin Dorong Hilirisasi Industri Kelapa Sawit untuk Keseimbangan Ekonomi Nasional
Dari hasil penelitian yang diperoleh InfoSAWIT, pada Senin (24/6/2024) memiliki tujuan penelitian ini guna menilai substansi tanah Spodosols berdasarkan kondisi vegetasi, sifat fisika dan kimia tanah, kelembapan tanah, dan pH air.
Lantas, mengeksplorasi dampak rekayasa media tanam dan sistem manajemen air terhadap perkembangan akar, kadar hara daun, dan produksi kelapa sawit. Serta mengembangkan model dan aplikasi teknologi smart estate untuk pengelolaan perkebunan kelapa sawit di tanah Spodosols.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi jenis tanah Spodosols dapat dilakukan melalui tiga metode: soil survey (pengeboran), biodiversity survey (tingkat vegetasi), dan deep learning (foto udara menggunakan drone).
BACA JUGA: Ketua FPKS Kutim Nasaruddin Tuntut Dorong Hilirisasi Industri Sawit Lokal
Faktanya, tanah Spodosols masih memiliki potensi ekonomi untuk perkebunan kelapa sawit dengan penerapan teknik rekayasa seperti pemecahan hardpan dan mounding, serta sistem manajemen air (Water Management System).
