InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom ditetapkan Rp. 14.919/kg pada Rabu (18/12/2024), dengan demikian harga CPO tercatat turun 1,85% atau terdapat penurunan sekitar Rp 281/kg, dibandingkan harga CPO dengan penawaran harga tertinggi pada Selasa (17/12/2024) yang mencapai Rp. 15.200/kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, Harga CPO Dumai ditetapkan Rp. 14.919/Kg. Harga Teluk Bayur ditetapkan Rp. 14.789/Kg.
Sementara dilansir Reuters, harga kontrak minyak Sawit berjangka di Bursa Malaysia turun pada Rabu, (18/12/2024), untuk sesi keempat berturut-turut, terbebani oleh menurunnya harga minyak nabati lain.
BACA JUGA: Mendag Lepas Ekspor 10 Kontainer Produk Oleokimia Senilai Rp6,75 Miliar ke India
Harga kontrak minyak kelapa sawit FCPOc3 untuk pengiriman Maret 2025 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun RM 137 per ton atau terdapat penurunan sekitar 2,9%, menjadi RM 4.588 (US$ 1.027,32) per metrik ton pada jeda tengah hari.
Pasar tertekan oleh aksi jual minyak kedelai berjangka di Bursa Chicago semalam dan pada jam Asia pada Rabu, kata Anilkumar Bagani, Kepala Riset komoditas di Sunvin Group yang berbasis di Mumbai.
Lantas, kinerja ekspor minyak kelapa sawit Malaysia pada paruh pertama Desember goyah karena pasar tujuan seperti India dan Tiongkok tidak bersedia membeli minyak kelapa sawit lantaran premi yang sangat tinggi dibandingkan minyak nabati lain secara umum dan minyak kedelai secara khusus, kata Anilkumar.
Harga kontrak minyak kedelai teraktif Dalian DBYcv1 turun 3,2%, sementara harga kontrak minyak sawitnya DCPcv1 turun 1,8%. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 turun 2,41%.
Berikut rincian hasil Tender KPBN (Rp./Kg), Excld PPN periode Rabu (18/12/2024):
CPO_____
Franco Dumai Rp. 14.919-AGM
Teluk Bayur Rp. 14.789-WNI
(T2)
