BPDP Siapkan Rp160,6 M untuk Pelatihan Sawit di 17 Provinsi, Libatkan 10 Ribu Peserta

oleh -8.107 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/Program pelatihan SDM sawit tahun 2025 dirancang menyasar 10.786 peserta di 17 provinsi dan 40 kabupaten. BPDP bekerja sama dengan 18 lembaga pelatihan yang telah lolos seleksi. Nilai kerja sama tahun ini mencapai Rp160,6 miliar.

InfoSAWIT, JAKARTA – Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat industri sawit nasional melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama program pelatihan pengembangan SDM kelapa sawit tahun 2025, yang digelar di Jakarta dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga pelatihan dan perwakilan pemerintah daerah.

Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman, menyebut subsektor kelapa sawit masih menjadi penopang penting perekonomian nasional. Ia merujuk data BPS yang mencatat kontribusi subsektor perkebunan terhadap PDB sektor pertanian mencapai lebih dari 30 persen pada 2023. Dari sisi ekspor, kelapa sawit menyumbang lebih dari 75 persen dari total ekspor komoditas perkebunan.

Namun demikian, Eddy mengingatkan bahwa industri sawit nasional masih menghadapi tantangan besar, mulai dari produktivitas lahan yang belum optimal, lambatnya program peremajaan, hingga tekanan regulasi internasional seperti EUDR dan kebijakan negara mitra dagang.

BACA JUGA: Perpres Penertiban Kawasan Hutan, Niat Baik yang Bisa Tergelincir

“Jawaban atas semua tantangan ini adalah peningkatan kualitas SDM,” tegas Eddy dikutit InfoSAWIT dari BPDP, Rabu (21/5/2025).

Untuk itu, program pelatihan SDM sawit tahun 2025 dirancang menyasar 10.786 peserta di 17 provinsi dan 40 kabupaten. BPDP bekerja sama dengan 18 lembaga pelatihan yang telah lolos seleksi. Nilai kerja sama tahun ini mencapai Rp160,6 miliar, mencakup pelatihan teknis budidaya, manajerial, kewirausahaan, hingga kepemimpinan.

Ketua Komite Pengembangan SDM PKS, Darmansyah, menambahkan bahwa keberhasilan program pelatihan sangat tergantung pada kesiapan lembaga pelatihan. Ia menekankan pentingnya menghadirkan sarana pelatihan yang memadai, tenaga pengajar yang kompeten, serta koordinasi yang baik dengan dinas perkebunan daerah dan fasilitator lapangan.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kalteng Periode I-Mei 2025 Melorot Rp205,59 Per Kg

“Kami ingin pelatihan ini berdampak nyata, bukan hanya seremonial. Maka kualitas pengajar dan komunikasi menjadi kunci,” ujarnya.

Setelah sesi penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan teknis oleh Kepala Divisi Program Pelayanan BPDP, Arfie Thahar. Ia menjelaskan mekanisme pelatihan, termasuk pencairan dana, komponen pembiayaan, hingga pelaporan kegiatan.

Direktur Penyaluran Dana BPDP, Alfansyah, menutup acara dengan menegaskan pentingnya menjaga kualitas pelatihan. “Kita tidak hanya mengejar jumlah peserta, tapi juga mutu hasil pelatihan. SDM sawit harus punya kompetensi teknis dan semangat berdaya saing,” ucapnya.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 21-27 Mei 2025 Tertinggi Rp 3.329,05 per kg

Sejak dimulai pada 2016, program pelatihan SDM sawit BPDP telah menjangkau 18.477 peserta. BPDP berkomitmen untuk terus memperluas cakupan dan dampak program ini agar emakin banyak pekebun merasakan manfaatnya. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com