InfoSAWIT, JAKARTA — PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) kembali menegaskan komitmennya terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dengan menolak tegas segala bentuk kerja sama melalui perantara maupun praktik rekrutmen berbiaya.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Senior Executive Vice President Corporate Secretary & ESG PT Agrinas Palma Nusantara, Okky Suryono, dalam keterangan resmi dikutip InfoSAWIT, Jumat (1/8/2025). Menurutnya, seluruh kerja sama operasi (KSO) dan kemitraan yang dijalin perusahaan dilakukan secara langsung tanpa melibatkan pihak ketiga.
“Kami tidak pernah menunjuk perantara atau perwakilan dalam menjalin kerja sama. Bila ada yang mengatasnamakan Agrinas untuk menawarkan kerja sama, hal itu dipastikan tidak benar dan menyesatkan,” tegas Okky.
BACA JUGA: Produksi Naik Tajam, TAPG Catat Kinerja Solid di Semester Pertama 2025
Sebagai BUMN yang mengemban mandat pengelolaan lahan eks-HGU, Agrinas Palma membuka pintu bagi kerja sama dengan berbagai pihak seperti badan usaha, koperasi, kelompok tani, hingga pelaku UMKM. Namun demikian, seluruh proses dijalankan berdasarkan kajian bisnis yang matang dan berorientasi pada asas profesionalitas.
“Kemitraan kami lakukan dengan pendekatan business to business secara adil dan transparan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, perusahaan menegaskan bahwa tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apa pun dalam proses kerja sama. Bila ada pihak yang meminta setoran dana atau fee dengan mengatasnamakan Agrinas Palma, maka itu merupakan tindakan ilegal dan termasuk bentuk gratifikasi.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Periode 1-7 Agustus 2025 Naik Rp. 50,24 per Kg
“Kami telah menerapkan sistem manajemen anti-penyuapan ISO 37001:2016 dan berkomitmen menjaga integritas dalam seluruh lini operasional,” ujar Okky.
Mengenai pembagian hasil dari kerja sama, perusahaan menjelaskan bahwa skema bagi hasil ditentukan berdasarkan karakteristik masing-masing lahan dan bentuk kerja sama yang disepakati. Tidak ada pendekatan seragam, karena tiap lokasi memiliki kondisi dan tantangan yang berbeda.
