Dosen Instiper Rancang Mekanisasi Sawit Lewat Truk Berbasis Teknologi Cerdas

oleh -16.666 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Dosen di Fakultas Teknologi Pertanian INSTIPER Yogyakarta, Dr. Ir. Andreas W. Krisdiarto, M.Eng menghadirkan terobosan baru di dunia perkebunan kelapa sawit.

Dari kampus INSTIPER Yogyakarta, Dr. Ir. Andreas W. Krisdiarto, M.Eng menghadirkan terobosan baru di dunia perkebunan kelapa sawit. Bersama timnya, ia merancang sebuah sistem pemuatan tandan buah segar (TBS) berbasis teknologi cerdas—solusi mutakhir untuk sektor yang selama ini masih bergantung pada tenaga kerja manual.

Sebagai seorang dosen di Fakultas Teknologi Pertanian INSTIPER Yogyakarta, Dr. Andreas bukan hanya pengajar di ruang kuliah. Ia adalah peneliti aktif dengan fokus utama di bidang mekanisasi panen dan pascapanen perkebunan. Penelitian terbarunya yang bertajuk “Truk Cerdas Pemuat TBS Kelapa Sawit” merupakan salah satu dari hanya 57 proposal yang berhasil lolos pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDPKS) dalam ajang Grant Riset Sawit Tahun 2024—mengungguli sekitar 700 proposal lainnya dari seluruh Indonesia.

“Selama ini proses pemuatan TBS ke truk dilakukan secara manual. Selain tidak efisien, proses tersebut juga rentan menimbulkan kecelakaan kerja,” ujar Dr. Andreas dalam keterangannya kepada InfoSAWIT, awal Mei 2025. Lewat pendekatan mekatronika, timnya merancang sistem otomatisasi yang menggabungkan teknologi mekanisasi, sistem kontrol, dan pemahaman mendalam terhadap sifat fisik TBS.

BACA JUGA: Kolaborasi SPKS, PalmCo, dan BPDP Dorong Percepatan PSR Petani Sawit Swadaya di Jambi

Penelitian ini melibatkan kolaborasi tiga dosen dari INSTIPER—Eko Aris Budi Cahyono, Teddy Suparyanto, dan Irya Wisnubhadra—serta dua perguruan tinggi lain dari klaster utama dan mandiri. Tidak hanya mengedepankan hasil, proyek ini juga membuka ruang belajar bagi mahasiswa Teknik Pertanian INSTIPER, yang turut dilibatkan dalam riset sebagai bagian dari proses transfer pengetahuan dan pelatihan riset berbasis teknologi.

Dr. Andreas bukan sosok baru dalam pengembangan keteknikan pertanian. Lulusan doktoral dari Universitas Gadjah Mada ini telah delapan tahun berturut-turut mendapatkan hibah penelitian eksternal—bukti konsistensinya dalam membangun ekosistem riset berkelanjutan. Ia juga merupakan alumni Asian Institute of Technology, Thailand, yang memperkaya pendekatannya dalam integrasi teknologi modern di sektor pertanian.

BACA JUGA: WALHI Desak Penyelesaian Konflik Agraria Sawit PT SAA, Pemkab Mahakam Ulu Diminta Lindungi Hak Warga

Sebagai Kepala LPPM INSTIPER, ia menegaskan pentingnya mahasiswa memahami keseluruhan sistem mekanisasi, dari jalan kebun hingga pengolahan limbah dan manajemen air. “Teknik pertanian tidak hanya soal traktor atau mesin panen. Kita bicara tentang sistem industri yang berkelanjutan dan efisien,” ujarnya. (T2)

Sumber: Majalah InfoSAWIT Edisi Juni 2025

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com