InfoSAWIT, SINTANG – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Barat menyatakan dukungannya terhadap program Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat (FPKM) yang menjadi kewajiban perusahaan perkebunan sawit. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Disbunnak Kalbar, Heronimus Hero, saat menghadiri kegiatan sosialisasi FPKM yang digelar PT Permata Hijau Sarana (PHS) di Gedung Botani, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Kamis lalu
Acara sosialisasi dibuka oleh Wakil Bupati Sintang, Florensius Roni. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program FPKM sangat penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya pekebun di delapan desa yang masuk dalam rencana kemitraan bersama PT PHS.
“Pola pembangunan kebun masyarakat melalui FPKM terbukti memberikan manfaat besar. Program ini bukan hanya membantu petani mengembangkan usaha, tetapi juga mendorong terciptanya hubungan kemitraan yang sehat antara perusahaan dengan masyarakat,” ujar Florensius dilansir InfoSAWIT dari Disbun Kalbar, Senin (1/9/2025).
BACA JUGA: Gubernur Kalbar Cari Solusi Konflik Lahan Sawit Mandiri di Melawi
Selain pimpinan daerah, sosialisasi ini turut dihadiri Camat Sepauk dan delapan kepala desa yang wilayahnya termasuk dalam calon petani calon lahan (CPCL) kemitraan FPKM PT PHS. Mereka mendapat penjelasan langsung mengenai pola pembangunan kebun yang akan dijalankan, termasuk mekanisme kerja sama yang akan disepakati bersama.
Heronimus Hero menambahkan, skema FPKM akan berhasil jika dilandasi dengan komitmen dan keterbukaan antara pihak perusahaan dan masyarakat. “Kunci keberhasilan ada pada kemitraan yang saling menguntungkan. Dengan begitu, perusahaan bisa berkembang dan masyarakat pun merasakan manfaat nyata,” tegasnya. (T2)
