Indonesia Tampilkan Sawit Berkelanjutan di CAEXPO–CABIS 2025

oleh -1.925 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Indonesia kembali hadir di China-ASEAN Expo (CAEXPO) dan China-ASEAN Business and Investment Summit (CABIS) yang berlangsung di Nanning International Convention and Exhibition Center, Guangxi, 17–21 September 2025.

InfoSAWIT, NANNING — Indonesia kembali hadir di China-ASEAN Expo (CAEXPO) dan China-ASEAN Business and Investment Summit (CABIS) yang berlangsung di Nanning International Convention and Exhibition Center, Guangxi, 17–21 September 2025. Dipimpin Kementerian Perdagangan (Kemendag), delegasi Indonesia mengusung konsep inovatif dengan menonjolkan sawit berkelanjutan sebagai salah satu komoditas utama, di samping capaian teknologi digital dan pesona budaya Kalimantan Selatan.

Ajang ini menjadi momentum penting, tidak hanya untuk mempererat hubungan Indonesia–Tiongkok yang memasuki usia 75 tahun, tetapi juga untuk memperkuat posisi minyak sawit Indonesia dalam rantai pasok global. Wakil Presiden Tiongkok Han Zheng dalam pidatonya menegaskan peran penting ASEAN–China sebagai mitra dagang, dengan nilai perdagangan dua arah mencapai US$686,78 miliar per Agustus 2025.

Di Paviliun Komoditas Indonesia (Hall D5), produk sawit dan turunannya menjadi daya tarik utama bersama kopi, cengkeh, buah tropis, furnitur, dan fashion. Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) memanfaatkan kesempatan ini untuk mengampanyekan sawit berkelanjutan, termasuk sertifikasi ISPO dan peluang hilirisasi energi hijau berbasis sawit.

BACA JUGA: Senna multijuga dan Eucalyptus: Harapan Baru atau Sekadar Ilusi dalam Pengendalian Kumbang Tanduk?

Kehadiran sawit juga ditegaskan dalam agenda bisnis strategis. Pada 17 September, ditandatangani MoU antara Johnlin Agro Raya dan Yonghong Group yang menitikberatkan pada pengembangan sawit berkelanjutan. Sementara pada 18 September, Forum Dialogue of Plantation Fund Management Agency fokus membahas hilirisasi sawit, sertifikasi, serta transisi energi hijau.

 

Dukungan Daerah dan Budaya

Selain sawit, Indonesia juga menampilkan inovasi digital di Paviliun AI (Hall B1) melalui Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), serta pesona wisata dan kuliner Kalimantan Selatan di Paviliun City of Charm (Hall B2). “Kalimantan Selatan dan Guangxi memiliki kesamaan sumber daya di bidang pertanian, perkebunan, termasuk sawit, sehingga kerja sama ini diharapkan membawa manfaat nyata,” ujar Kadis Perdagangan Kalsel Ahmad Bagiawan yang mewakili Gubernur Muhidin, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Kamis (18/9/2025).

Kemeriahan paviliun Indonesia kian lengkap dengan peragaan busana karya Yoseph Kurnia bersama Jember Fashion Carnaval, menambah daya tarik pengunjung internasional.

BACA JUGA: Limbah Sawit Jadi Energi Hijau, Kemenperin Dorong Pemanfaatan TKKS untuk Bioethanol

CAEXPO–CABIS 2025 menjadi sarana memperkuat diplomasi dagang Indonesia, khususnya dalam memperluas akses pasar sawit berkelanjutan di Tiongkok dan ASEAN. “Partisipasi ini bukan sekadar promosi produk, tetapi memperkuat kemitraan strategis, terutama dalam perdagangan sawit, yang merupakan komoditas unggulan Indonesia,” kata Wakil Dubes RI untuk Tiongkok, Parulian Silalahi. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com