China Ingatkan Tak Ada Pemenang dalam Perang Dagang, Usai Trump Ancam Hentikan Impor Minyak Goreng

oleh -2.689 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Ilustrasi pabrik minyak goreng sawit.

Di sisi lain, Beijing juga membela kebijakan pembatasan ekspor logam tanah jarang yang menuai kritik dari Uni Eropa. Maros Sefcovic, Komisioner Perdagangan UE, sebelumnya menilai kebijakan tersebut tidak beralasan dan meminta adanya tanggapan tegas dari Eropa.

China menegaskan, langkah itu diperlukan untuk melindungi keamanan global dan menegakkan kewajiban internasional terkait non-proliferasi.

“Kebijakan ini diambil untuk menjaga perdamaian dunia, stabilitas regional, serta memenuhi tanggung jawab internasional,” jelas Lin.

BACA JUGA: Prabowo: Uang Hasil Korupsi Minyak Goreng Rp13 Triliun Bisa Bangun 8.000 Sekolah dan 600 Kampung Nelayan

China merupakan produsen utama logam tanah jarang dunia, bahan penting dalam pembuatan magnet untuk industri otomotif, elektronik, dan pertahanan.

Ketegangan perdagangan terbaru ini menandai babak baru dalam hubungan ekonomi antara dua kekuatan terbesar dunia, yang masih berupaya mencari keseimbangan antara kepentingan industri dan geopolitik global. (T2)

 


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com